Breaking

Lonjakan Harga Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS dan Kesiapan APBN

AK
Akbar

Editor: Septian Akbar Gumilang

Sabtu, 12 September 2026
Lonjakan Harga Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS dan Kesiapan APBN
Ilustrasi minyak mentah (FOTO : NET)

JAKARTA – Harga minyak dunia kembali naik hingga menembus level US$100 per barel pada perdagangan Rabu (9/9), sekaligus menjadi posisi tertinggi sejak Juli 2026. Kenaikan harga minyak terjadi di tengah kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan yang semakin parah akibat eskalasi serangan Iran dan Amerika Serikat (AS) terhadap kapal-kapal di kawasan Timur Tengah.

Mengutip Reuters, pada perdagangan Kamis (10/9), harga minyak mentah Brent naik 0,1 persen menjadi US$101,34 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS berada di level US$96,55 per barel atau naik 0,5 persen.

Kendati demikian, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih memiliki ruang untuk menghadapi lonjakan harga minyak dunia.

"Anggarannya masih cukup seperti yang kita hitung sebelumnya," ujar Purbaya saat ditemui di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (10/9) sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Purbaya mengatakan pemerintah belum berencana menambah kuota subsidi energi meski harga minyak global meningkat. Namun, pemerintah akan terus memantau perkembangan harga minyak untuk menentukan langkah selanjutnya.

"Belum (ada rencana menambah kuota subsidi). Kita harus pantau terus perkembangannya. Jangan sampai naik lebih tinggi lagi," ujar Purbaya saat ditanya mengenai kemungkinan penambahan kuota subsidi energi sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua