Minyak Dunia Tembus US$ 108, Pemerintah Jaga Harga BBM Subsidi
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa pemerintah tetap mempertahankan harga bahan bakar minyak bersubsidi meski harga minyak global melambung hingga menembus seratus delapan dolar per barel pada perdagangan Kamis.
Pemerintah terus memantau dinamika global tersebut secara saksama dan berkoordinasi erat dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa atas arahan Presiden Prabowo Subianto demi menahan kenaikan harga bahan bakar minyak bersubsidi, sebagaimana dilansir dari berita sumber.
"Saya selalu berkoordinasi terus dengan menteri keuangan atas arahan Bapak Presiden Prabowo, selalu melakukan dan mengikuti secara saksama terhadap berbagai dinamika perkembangan global. Khususnya menyangkut dengan harga minyak dunia yang tidak menentu. Tetapi pemerintah sampai dengan hari ini memutuskan untuk tetap menjaga harga minyak subsidi tidak ada kenaikan," ujar Bahlil saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (11/9/2026).
Langkah mempertahankan harga tersebut diakui memberikan beban yang cukup berat akibat pembengkakan subsidi, namun perlindungan terhadap daya beli masyarakat kelas bawah tetap menjadi prioritas utama.
"Memang ini adalah sesuatu yang tidak ringan, ini sesuatu yang berat. Kenapa? Karena pasti penambahan subsidinya nambah. Tetapi Bapak Presiden Prabowo berpandangan bahwa membela dan menjaga daya beli masyarakat untuk menengah ke bawah itu jauh lebih penting sekalipun dengan berbagai macam hal-hal yang sudah kami lakukan," katanya sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Di samping itu, rata-rata harga minyak Indonesia sejak Januari hingga September masih berada pada kisaran delapan puluh lima sampai sembilan puluh dolar per barel sehingga kondisinya dinilai masih aman secara keseluruhan.
"Sekalipun sekarang sudah menjadi 106 sampai 108 dolar per barel, tapi rata-rata ICP dari Januari sampai dengan bulan September sekarang itu kurang lebih di angka sekitar 85 sampai 90. Jadi masih, overall masih oke, ya," katanya sebagaimana dilansir dari berita sumber.