Breaking

Harga Bitcoin Melesat Tembus Level 71.000 Dolar AS Hari Ini

AK
Akbar

Editor: Septian Akbar Gumilang

Jumat, 21 Agustus 2026
Harga Bitcoin Melesat Tembus Level 71.000 Dolar AS Hari Ini
Ilustrasi bitcoin (FOTO : NET)

JAKARTA – Harga Bitcoin (BTC) kembali melonjak dan berhasil melampaui level US$ 71.000. Merujuk data Coinmarketcap pada Kamis (20/8/2026) pukul 16.56 WIB, nilai Bitcoin berada di posisi US$ 71.668,69, melesat 11,37% dalam kurun 24 jam terakhir dan terangkat 12,48% dalam sepekan.

Lonjakan Bitcoin berlangsung di tengah pergeseran sentimen pasar keuangan global seusai Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS) mendongkrak kuota program pembelian kembali atau buyback obligasi Treasury jangka panjang.

Departemen Keuangan AS pada 19 Agustus mengumumkan bakal memperbesar skala aksi buyback obligasi Treasury jangka panjang menjadi minimal US$ 4 miliar per transaksi, dari patokan awal sebesar US$ 2 miliar. Langkah anyar tersebut bakal diterapkan mulai September hingga awal November 2026.

Kebijakan ini ditujukan guna menyuntik likuiditas di pasar obligasi AS sekaligus meredakan tekanan pada pasar Treasury jangka panjang. Perubahan arah kebijakan tersebut lantas ikut memperbaiki keyakinan investor terhadap aset berisiko, termasuk pasar kripto.

Merosotnya imbal hasil (yield) Treasury turut menyita perhatian pasar lantaran tingkat yield yang lebih rendah dapat mengikis daya pikat aset pendapatan tetap dan membuka ruang bagi investor untuk kembali masuk ke aset berisiko.

Co-founder CryptoWatch sekaligus Pengelola Channel Duit Pintar, Christopher Tahir menyebutkan pergerakan Bitcoin pada perdagangan terkini utamanya tersulut oleh kebijakan Departemen Keuangan AS atas obligasi jangka panjang.

"Khususnya untuk pergerakan harga kemarin, harga Bitcoin dipengaruhi utamanya oleh penambahan belanja obligasi jangka panjang AS oleh Departemen Keuangan AS," kata Christopher sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Derasnya arus modal masuk ke ETF spot Bitcoin turut menyumbang dorongan bagi apresiasi harga Bitcoin.

"Selain itu, adanya arus positif ke ETF spot Bitcoin tentunya memberikan dorongan tambahan dikarenakan perubahan sentimen dari Departemen Keuangan tersebut," ujarnya sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Catatan data SoSoValue memperlihatkan ETF Bitcoin spot di AS mencetak arus masuk bersih mencapai US$ 189,3 juta pada 18 Agustus. Sehari sebelumnya, nilai inflow terdata di kisaran US$ 297,6 juta. Dengan demikian, ETF Bitcoin spot membukukan akumulasi inflow mendekati US$ 487 juta dalam rentang dua hari.

Aliran dana positif tersebut ikut menyokong penguatan Bitcoin, seiring berhembusnya sentimen positif di pasar keuangan dunia.

Tren penguatan juga merembet pada deretan aset kripto utama lainnya. Berdasarkan data Trading Economics pada Kamis (20/8/2026) pukul 16.26 WIB, Ether (ETH) bertengger di kisaran US$ 2.295, naik 1,94% dalam 24 jam dan melesat 21,62% dalam sepekan. Pergerakan ini membuktikan bahwa kenaikan tidak cuma melanda Bitcoin, melainkan menyebar ke aset kripto berkapitalisasi besar lainnya.

Berkat ditopang sentimen makro yang kian kondusif serta pasokan dana ETF yang positif, Bitcoin mengamankan ruang untuk menjaga momentum kenaikannya seusai kembali melompati level US$ 71.000.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua