Prediksi Harga CPO Sawit Minggu Ini: Peluang Kenaikan Masih Terbuka Lebar
- Senin, 05 Januari 2026
JAKARTA - Harga minyak sawit mentah atau CPO menunjukkan pelemahan pada akhir pekan lalu.
Kontrak pengiriman Maret ditutup di MYR 3.990 per ton, turun 1,5% dibandingkan hari sebelumnya. Posisi ini menjadi yang terendah sejak hampir dua pekan terakhir, menunjukkan tekanan pasar yang masih terasa.
Secara keseluruhan, sepanjang minggu lalu harga CPO terkoreksi 2,42% secara point-to-point. Pelemahan ini disebabkan ekspektasi permintaan yang menurun dari berbagai negara pengimpor. Kondisi ini menjadi tantangan bagi pelaku pasar untuk menstabilkan harga dalam jangka pendek.
Baca Juga
Ekspektasi penurunan permintaan menjadi faktor utama di balik koreksi harga CPO. Perusahaan kargo memperkirakan ekspor minyak sawit Malaysia pada Desember turun sekitar 5%. Penurunan ini di luar perkiraan pasar karena bulan sebelumnya juga sudah menunjukkan level yang rendah.
Faktor Fundamental yang Memengaruhi Harga
Permintaan global menjadi salah satu indikator penting pergerakan harga CPO. Penurunan ekspor Malaysia menimbulkan tekanan pada harga komoditas ini. Selain itu, sentimen pasar terhadap prospek ekonomi dan kebijakan energi juga memengaruhi arah harga.
Fluktuasi harga CPO kerap dipengaruhi oleh perubahan cuaca di negara produsen. Kondisi curah hujan dan musim tanam dapat mempercepat atau memperlambat pasokan minyak sawit. Ketidakpastian ini membuat harga CPO tetap volatil di pasar internasional.
Peran Indonesia sebagai salah satu produsen utama juga turut memengaruhi pergerakan harga. Setiap perubahan kebijakan ekspor maupun domestik akan berdampak langsung pada sentimen pasar. Kombinasi faktor global dan domestik menjadi dasar analisis harga untuk minggu ini.
Analisis Teknikal Mingguan CPO
Dari perspektif teknikal mingguan, harga CPO masih berada di zona bearish. Indikator Relative Strength Index (RSI) 14 hari menunjukkan angka 41, menandakan tekanan jual masih dominan. Posisi RSI di bawah 50 menegaskan tren negatif masih berlanjut.
Indikator Stochastic RSI 14 hari berada di 24, menunjukkan kondisi hampir jenuh jual. Posisi ini memberi sinyal adanya kemungkinan rebound jika terjadi akumulasi beli. Selain itu, Average True Range (ATR) 14 hari berada di 129, menunjukkan volatilitas harga akan tinggi.
Kondisi teknikal ini menjadi panduan penting bagi trader dalam menentukan strategi perdagangan. Harga masih berpotensi bergerak naik atau turun tergantung momentum pasar. Analisis mingguan memberikan gambaran peluang dan risiko yang perlu diperhatikan.
Prediksi Pergerakan Harga Pekan Ini
Untuk perdagangan minggu ini, harga CPO memiliki peluang untuk rebound. Target resisten terdekat berada di MYR 4.031 per ton, sesuai Moving Average (MA) 5. Jika berhasil menembus level ini, MA-10 di MYR 4.078 per ton bisa menjadi target berikutnya.
Target resisten paling optimistis berada di MYR 4.251 per ton. Namun, jika tekanan jual kembali muncul, harga bisa menguji support di MYR 3.956 hingga 3.948 per ton. Penembusan di bawah titik ini berisiko menekan harga lebih rendah ke MYR 3.927-3.911 per ton.
Kemungkinan rebound maupun penurunan membuat trader harus memantau level support dan resisten secara ketat. Volatilitas tinggi menuntut kehati-hatian dalam pengambilan posisi. Analisis teknikal dan fundamental menjadi kunci pengambilan keputusan perdagangan CPO.
Strategi Pelaku Pasar di Tengah Fluktuasi
Pelaku pasar disarankan memantau data ekspor dan permintaan global. Informasi ini menjadi faktor utama dalam menentukan posisi beli atau jual. Strategi manajemen risiko penting diterapkan untuk mengantisipasi pergerakan harga yang tak terduga.
Diversifikasi strategi juga dapat membantu menghadapi volatilitas tinggi. Investor bisa memanfaatkan peluang kenaikan harga sambil menjaga risiko penurunan. Kombinasi analisis teknikal dan pemantauan fundamental menjadi pendekatan yang efektif.
Para pedagang dan produsen diharapkan terus mengikuti perkembangan harga mingguan. Evaluasi berkelanjutan atas pasar membantu mengantisipasi perubahan tren. Dengan strategi tepat, peluang untuk mendapatkan keuntungan dari fluktuasi harga CPO tetap terbuka.
Enday Prasetyo
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.













