Kamis, 08 Januari 2026

Sumur Baru Mahakam Ungkap Potensi Minyak Raksasa Nasional

Sumur Baru Mahakam Ungkap Potensi Minyak Raksasa Nasional
Sumur Baru Mahakam Ungkap Potensi Minyak Raksasa Nasional

JAKARTA - Keberhasilan eksplorasi migas di Indonesia kembali mencuri perhatian di penghujung 2025. 

Di tengah tantangan penurunan produksi alamiah pada lapangan-lapangan lama, sebuah temuan baru justru menegaskan bahwa potensi energi nasional belum habis. Wilayah Mahakam yang selama ini dikenal sebagai lapangan mature kembali menunjukkan tajinya melalui hasil eksplorasi terbaru.

Anak usaha Pertamina di sektor hulu migas mencatat capaian penting lewat pengeboran sumur eksplorasi baru di wilayah lepas pantai Kalimantan Timur. Temuan ini menjadi sinyal optimisme bahwa strategi dan teknologi yang tepat mampu membuka peluang besar, bahkan di lapangan yang telah lama berproduksi.

Baca Juga

Surplus Perdagangan Indonesia Menguat, Ekspor Nonmigas Jadi Penopang Utama Nasional

Temuan strategis di wilayah offshore Mahakam

PT Pertamina Hulu Mahakam menutup tahun 2025 dengan capaian signifikan melalui penemuan sumber daya minyak dan gas bumi baru. Temuan tersebut berasal dari sumur eksplorasi Metulang Deep (MDP-1X) yang berada di wilayah offshore South Mahakam, Kalimantan Timur.

PHM merupakan anak perusahaan dari PT Pertamina Hulu Indonesia. Keberhasilan ini sekaligus memperkuat posisi Mahakam sebagai salah satu wilayah strategis dalam peta ketahanan energi nasional.

Estimasi sumber daya minyak di tempat atau Original Oil in Place dari sumur ini mencapai 106 juta barel ekuivalen minyak. Angka tersebut menunjukkan skala potensi yang tidak kecil dan menjadi salah satu penemuan penting dalam beberapa tahun terakhir.

Lapangan tua dengan potensi raksasa

Selama ini Blok Mahakam kerap disebut sebagai lapangan migas tua atau mature field. Namun, temuan di MDP-1X membuktikan bahwa sebutan tersebut tidak selalu identik dengan keterbatasan potensi.

Penemuan ini memperlihatkan bahwa dengan pendekatan eksplorasi yang tepat, lapangan lama masih dapat memberikan kontribusi signifikan. PHM menilai potensi tersebut bisa terus digali melalui kombinasi inovasi, teknologi, dan strategi pengelolaan yang adaptif.

“Temuan ini menegaskan bahwa blok migas yang telah memasuki fase matang masih memiliki potensi signifikan apabila dikelola melalui penerapan inovasi, teknologi, dan strategi eksplorasi yang tepat,” ungkap manajemen PHM dalam keterangan resminya.

Strategi eksplorasi dekat fasilitas produksi

Keberhasilan MDP-1X tidak lepas dari strategi Near Field Exploration yang diterapkan PHM. Strategi ini berfokus pada pencarian cadangan baru di sekitar fasilitas produksi yang sudah ada.

Pendekatan tersebut dinilai lebih efisien karena memungkinkan percepatan produksi tanpa harus membangun infrastruktur baru dari awal. Dengan demikian, proses monetisasi temuan bisa dilakukan lebih cepat dan biaya pengembangan dapat ditekan.

Bagi industri migas, strategi ini menjadi solusi penting untuk menjaga tingkat produksi di tengah tantangan lapangan tua. PHM melihat pendekatan ini sebagai kunci menjaga keberlanjutan operasi di Mahakam.

Tantangan teknis pengeboran sumur dalam

Secara teknis, pencapaian ini bukan tanpa hambatan. Tim PHM harus mengebor hingga kedalaman 4.260 meter untuk mencapai target eksplorasi. Tantangan tekanan tinggi sempat ditemui di target utama sumur.

Meski demikian, PHM berhasil mengidentifikasi potensi yang menjanjikan di lapisan yang lebih dangkal, yakni Sepinggan Carbonate Sequence. Keputusan teknis tersebut menjadi penentu keberhasilan eksplorasi ini.

Hasil uji alir atau drill stem test menunjukkan performa yang sangat positif. Sumur MDP-1X mampu mengalirkan minyak dengan laju maksimum 2.821 barel per hari serta gas sebesar 5 juta kaki kubik standar per hari.

Komitmen pengembangan dan keberlanjutan energi

Direktur Utama PHI, Sunaryanto, menyambut temuan ini dengan optimisme tinggi. Menurutnya, MDP-1X menjadi fondasi penting untuk menjaga keberlanjutan produksi energi, khususnya di Kalimantan.

“Dengan temuan MDP-1X, kami akan segera melakukan pengembangan untuk mendorong peningkatan produksi secara berkelanjutan, serta memperkuat ketahanan energi di Kalimantan,” tegas Sunaryanto.

Pengembangan lanjutan akan difokuskan pada optimalisasi potensi yang telah ditemukan. Langkah ini sejalan dengan target jangka panjang Pertamina dalam mendukung swasembada energi nasional.

Investasi berkelanjutan di lapangan mature

Senada dengan itu, General Manager PHM, Setyo Sapto Edi, menegaskan bahwa perusahaan akan terus berinvestasi untuk menahan laju penurunan produksi alamiah.

“Kami terus berinvestasi dalam kegiatan eksploitasi dengan melakukan pengeboran sumur-sumur baru guna menambah cadangan dan mempertahankan tingkat produksi lapangan migas yang sudah mature,” ujar Setyo.

Komitmen investasi ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang PHM dalam menjaga performa Blok Mahakam. Upaya tersebut mencakup eksplorasi, eksploitasi, serta penerapan teknologi yang relevan.

Sejak mengambil alih pengelolaan Blok Mahakam pada 2018, PHM telah membuktikan kinerjanya. Dari enam sumur eksplorasi yang dibor, empat di antaranya berhasil menemukan cadangan migas. Pencapaian MDP-1X pun menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan tersebut.

Dengan temuan ini, PHM tidak hanya memperkuat portofolio cadangan migas, tetapi juga memberikan sinyal positif bagi masa depan energi Indonesia. Lapangan tua yang dikelola secara cerdas terbukti masih mampu menjadi tulang punggung ketahanan energi nasional.

Sutomo

Sutomo

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Indosat Catat Peningkatan Trafik 15 Persen Saat Nataru 2025, Tanda Layanan Semakin Luas

Indosat Catat Peningkatan Trafik 15 Persen Saat Nataru 2025, Tanda Layanan Semakin Luas

Kolaborasi Indonesia Jepang Dorong Riset Kampus Menuju Penguatan Industri Nasional

Kolaborasi Indonesia Jepang Dorong Riset Kampus Menuju Penguatan Industri Nasional

Kolaborasi Indonesia Jepang Targetkan Lahirnya Industri Teknologi Baru Dalam Dua Tahun

Kolaborasi Indonesia Jepang Targetkan Lahirnya Industri Teknologi Baru Dalam Dua Tahun

Lonjakan Penumpang Nataru Jadikan Bandara Soekarno-Hatta Tersibuk Sepanjang Akhir Tahun

Lonjakan Penumpang Nataru Jadikan Bandara Soekarno-Hatta Tersibuk Sepanjang Akhir Tahun

Stella Christie Tegaskan Industri Berbasis Sains Kunci Daya Saing Indonesia Global

Stella Christie Tegaskan Industri Berbasis Sains Kunci Daya Saing Indonesia Global