Breaking

Tekanan Harga Memori Paksa Qualcomm Naikkan Harga Chip September 2026

AK
Akbar

Editor: Septian Akbar Gumilang

Kamis, 17 September 2026
Tekanan Harga Memori Paksa Qualcomm Naikkan Harga Chip September 2026
Ilustrasi chip smartphone (FOTO : NET)

JAKARTA – Qualcomm menaikkan harga produk chip mulai September 2026 ini. Kebijakan tersebut diambil ketika perusahaan menghadapi tekanan dari kenaikan harga memori dan kendala pasokan komponen.

Kenaikan harga produk perusahaan mulai berlaku pada bulan ini sebagaimana dilansir dari berita sumber. Besaran kenaikan sebelumnya dilaporkan berada pada kisaran dua digit.

Qualcomm mengumumkan rencana kenaikan harga bersamaan dengan laporan kinerja bisnis handset. Pendapatan dari bisnis tersebut turun 20% yoy dan menjadi level terendah yang dilaporkan Qualcomm sejak 2021.

Dalam presentasi capaian pendapatan di kuartal ketiga tahun fiskal 2026, Qualcomm menyebut penurunan bisnis handset dipengaruhi oleh peningkatan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam penetapan harga memori dan kendala pasokan.

Kondisi tersebut turut mendorong kenaikan harga berbagai perangkat elektronik, mulai dari konsol gim dan laptop hingga komputer Raspberry Pi. Alih-alih menanggung seluruh kenaikan biaya tersebut melalui penurunan margin, Qualcomm memilih menaikkan harga produknya untuk mengimbangi tekanan biaya komponen.

Qualcomm juga memperkirakan penurunan pendapatan dari bisnis yang berkaitan dengan Apple akan semakin cepat. Dalam laporan pendapatannya, Qualcomm menyebut pangsa modem yang digunakan untuk peluncuran iPhone mendatang diperkirakan akan turun secara signifikan.

Kondisi tersebut berpotensi semakin menekan kontribusi bisnis handset terhadap pendapatan perusahaan. Qualcomm kemudian mengandalkan pertumbuhan bisnis lain untuk mengurangi ketergantungan terhadap smartphone, terutama pusat data dan otomotif.

Perusahaan mengatakan bahwa dalam waktu dekat sekitar setengah pendapatannya akan berasal dari bisnis handset. Namun, kontribusi tersebut diperkirakan turun menjadi sekitar sepertiga dari total pendapatan Qualcomm pada 2029 seiring pertumbuhan bisnis pusat data dan otomotif.

Kenaikan biaya komponen juga mulai memengaruhi strategi produsen perangkat atau original equipment manufacturer (OEM).

Sejumlah OEM mulai menggunakan chip Qualcomm generasi sebelumnya sebagai respons terhadap meningkatnya biaya komponen sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Langkah tersebut menunjukkan tekanan biaya komponen mulai memengaruhi pilihan teknologi yang digunakan produsen perangkat. Di sisi lain, Qualcomm memperkuat bisnis otomotifnya.

Pada Rabu (16/9/2026), perusahaan mengumumkan kesepakatan selama satu dekade untuk memasok chip kepada BMW.

Langkah tersebut diklaim menjadi bagian dari strategi Qualcomm untuk memperbesar kontribusi bisnis di luar handset, termasuk otomotif dan pusat data.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua