DSSA Menguat 3,81 persen, Simak Prospek Data Center dan Target Harganya
JAKARTA – Harga saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) kembali menguat pada perdagangan Senin (24/8/2026).
Hingga pukul 09.48 WIB, saham DSSA naik 3,81% ke level Rp1.090 per saham.
Kenaikan tersebut melanjutkan tren positif saham DSSA dalam beberapa periode terakhir. Dalam sebulan, saham DSSA telah menguat 25,29%, sedangkan dalam lima hari terakhir naik 7,39%.
Di Atas Target Analis
Kenaikan harga saham DSSA membuat posisinya berada di atas target analis. Berdasarkan konsensus analis Bloomberg, Niko Pandowo dari Sucor Sekuritas memasang target harga DSSA di level Rp990 per saham.
Dengan harga pasar Rp1.090, saham DSSA telah berada di atas target tersebut. Kondisi ini menunjukkan ruang kenaikan berdasarkan target analis menjadi lebih terbatas, sehingga investor perlu mencermati risiko koreksi setelah kenaikan yang cukup signifikan.
Secara fundamental, DSSA memperoleh manfaat dari pertumbuhan kebutuhan infrastruktur digital.
DSSA mengoperasikan 24 data center edge dengan total kapasitas 10 megawatt (MW). Perseroan juga tengah mengembangkan fasilitas data center SMX01 di Jakarta melalui usaha patungan dengan LG.
SMX01 ditargetkan siap beroperasi atau ready-for-service pada kuartal IV 2026. Fasilitas tersebut akan memiliki kapasitas awal 18 MW dan dapat ditingkatkan hingga 60 MW.
SMX01 juga dirancang sebagai fasilitas yang AI-ready dengan dukungan teknologi liquid cooling. Perkembangan kebutuhan komputasi kecerdasan buatan dapat menjadi salah satu katalis pertumbuhan bisnis data center DSSA.
Agenda RUPSLB
DSSA juga akan meminta persetujuan pemegang saham atas rencana pengurangan modal serta perubahan susunan dewan komisaris dan direksi.
Rencana tersebut akan dibahas dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Kamis (10/9/2026). Rapat diselenggarakan secara hybrid, yakni secara fisik di Grand On Thamrin Ballroom, Hotel Pullman Jakarta, mulai pukul 14.30 WIB, serta secara elektronik melalui platform eASY.KSEI.
Dalam agenda pertama, DSSA mengusulkan pengurangan modal melalui penarikan kembali sebagian saham hasil pembelian kembali saham atau buyback. Perseroan juga akan menyesuaikan Pasal 4 Anggaran Dasar sebagai bagian dari aksi tersebut.
Rapat untuk agenda pengurangan modal dapat digelar apabila dihadiri atau diwakili pemegang saham yang mewakili sedikitnya dua pertiga dari seluruh saham dengan hak suara yang sah.
Sementara itu, agenda kedua mensyaratkan kehadiran atau keterwakilan pemegang saham yang mewakili lebih dari setengah seluruh saham dengan hak suara yang sah.
Keputusan agenda kedua dinyatakan sah apabila memperoleh persetujuan lebih dari dua pertiga jumlah saham dengan hak suara yang hadir atau diwakili dalam rapat.
Dengan prospek pengembangan data center dan proyek SMX01, fundamental DSSA masih memiliki katalis pertumbuhan. Namun, harga saham yang sudah melampaui target analis serta kenaikan 25,29% dalam sebulan perlu menjadi pertimbangan investor sebelum mengambil keputusan.