Saham UMA Jadi Sorotan, BEI Imbau Investor Hati-Hati
JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau ketat pola perdagangan enam saham yang masuk kategori Unusual Market Activity (UMA) sejak Rabu (26/8/2026). Saham-saham tersebut menunjukkan kenaikan harga yang dianggap tidak wajar sehingga berpotensi menimbulkan risiko bagi investor.
Enam saham yang dipantau BEI adalah:
- RSCH – PT Charlie Hospital Semarang Tbk.
Harga turun 0,58% ke Rp340, namun naik 19,72% dalam sebulan. YTD turun 17,07%. - SAFE – PT Steady Safe Tbk.
Naik 25% ke Rp615, dengan kenaikan bulanan 63,56% dan YTD 60,99%. - JARR – PT Jhonlin Agro Raya Tbk.
Naik 2,23% ke Rp3.210, dengan kenaikan bulanan 69,84% dan YTD 0,63%. - MGLV – PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk.
Naik 4,19% ke Rp11.800, dengan kenaikan bulanan 38,82% dan YTD 387,60%. - PICO – PT Pelangi Indah Canindo Tbk.
Naik 54,20% dalam sebulan. - FPNI – PT Lotte Chemical Titan Tbk.
Naik 113,14% dalam sebulan.
Manajemen BEI menegaskan, pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran peraturan pasar modal. Namun, investor diimbau untuk:
- Memperhatikan jawaban emiten atas permintaan konfirmasi BEI.
- Mencermati kinerja dan keterbukaan informasi emiten.
- Mengkaji kembali rencana corporate action jika belum mendapat persetujuan RUPS.
- Mempertimbangkan berbagai kemungkinan risiko sebelum mengambil keputusan investasi.