Breaking

DMAS Untung Besar dari Penjualan Lahan Data Center

IB
Ibtihal

Editor: Septian Akbar Gumilang

Selasa, 01 September 2026
DMAS Untung Besar dari Penjualan Lahan Data Center
Ilustrasi Sentimen global dan domestik pengaruhi pergerakan IHSG dengan fokus pada sektor AI dan data center. (sumber foto: NET)

JAKARTA – Menjelang akhir Agustus 2026, pasar modal Indonesia dipengaruhi kombinasi sentimen global dan domestik. 

Harga emas dunia terkoreksi 3,2 persen akibat ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed, sementara di dalam negeri investor mencermati aksi korporasi besar yang berpotensi menjadi katalis sektor properti dan kawasan industri.

IHSG masih bergerak konsolidasi, namun tema investasi terkait Artificial Intelligence (AI) dan Data Center mendorong minat pada saham pengelola kawasan industri seperti PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) dan PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA).

Aksi Korporasi:

  • KOTA berencana right issue Rp4,4 triliun untuk ekspansi lahan di Surabaya dan Maja.
  • ASII melakukan voluntary tender offer Rp3.600 per saham AUTO senilai Rp858 miliar.

Tren AI dan Data Center:  
Menurut Fath Aliansyah Budiman, Head of Investment Specialist Maybank Sekuritas, kebutuhan kapasitas data dan komputasi membuat kawasan industri dengan infrastruktur unggulan jadi penerima manfaat utama.

DMAS:

  • Pendapatan melonjak hampir tiga kali lipat ke Rp1,8 triliun semester I-2026, sebagian besar dari penjualan lahan data center.
  • Agenda RUPS-LB 22 September 2026 berpotensi jadi katalis tambahan, termasuk peluang dividen.

Posisi lahan strategis menjadikan DMAS salah satu saham yang paling dipantau investor.

SSIA:

  • Akan mendapat katalis dari operasional pabrik BYD seluas 126 hektare di Subang Smartpolitan mulai 3 September 2026.
  • Kapasitas produksi 150.000 kendaraan per tahun berpotensi mendorong aktivitas ekonomi kawasan.
  • Paparan publik 7 September diharapkan memberi gambaran arah bisnis ke depan.

Chartist Maybank Sekuritas, Satriawan H., menjelaskan IHSG perlu menembus resistance 6.550 agar tren bullish terjaga. Target penguatan berikutnya di area 6.705. Jika gagal breakout, support penting ada di 6.377.

Rekomendasi Saham Teknikal:

  • MEDC: Uptrend kuat, target resistance 1.425–1.445.
  • SSIA: Potensi rounding bottom, target teknikal 2.260 jika breakout 1.870–1.900.
  • FORE: Breakout resistance, support baru di 830, peluang penguatan lanjutan dengan volume besar.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua