Breaking

BULOG Optimalkan Dua Jurus Pemerintah Kendalikan Harga Beras

AK
Akbar

Editor: Septian Akbar Gumilang

Sabtu, 19 September 2026
BULOG Optimalkan Dua Jurus Pemerintah Kendalikan Harga Beras
Ilustrasi Perum BULOG mengoptimalkan program beras (FOTO : NET)

JAKARTA – Perum BULOG terus memaksimalkan dua instrumen utama pemerintah untuk mengendalikan harga beras, yaitu penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta Bantuan Pangan Beras, guna memperkuat pasokan dan menjaga keterjangkauan beras bagi masyarakat. Berbekal stok yang kuat serta jaringan pergudangan nasional, kedua program tersebut dijalankan secara masif dari Sabang sampai Merauke dalam upaya pemerintah menjaga stabilitas pangan di seluruh Indonesia.

SPHP dan Bantuan Pangan beroperasi lewat dua saluran yang saling melengkapi. SPHP memperkuat ketersediaan beras di tingkat konsumen melalui beraneka saluran distribusi, sedangkan Bantuan Pangan langsung menyasar masyarakat penerima demi membantu memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga. Lewat skema ini, stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) tidak sekadar tersimpan di gudang, melainkan terus disalurkan supaya manfaatnya dirasakan masyarakat sekaligus mendukung kestabilan pasokan dan harga beras.

Apabila seluruh target dan alokasi tersebut dikalkulasikan untuk tahun 2026—yakni beras SPHP 828 ribu ton, tambahan SPHP 1 juta ton, serta Bantuan Pangan periode Februari–Maret, Juli–September, dan Oktober–Desember—maka skala penugasan pemerintah lewat CBP pada 2026 mendekati 4,5 juta ton. Tingginya volume ini menunjukkan kapasitas CBP yang dikerahkan untuk memperkuat pasokan pasar sekaligus menopang akses pangan puluhan juta keluarga penerima manfaat di berbagai daerah Indonesia.

Skala penugasan pada 2026 menjadi kian besar. Target awal penyaluran SPHP ditetapkan 828 ribu ton, sedangkan Bantuan Pangan periode Februari–Maret memuat pagu 664.888 ton dan periode Juli–September mencapai 997.332 ton. Adanya tambahan SPHP 1 Juta ton serta Bantuan Pangan Oktober, November, dan Desember yang diperkirakan kembali menyentuh kisaran 997 ribu ton membuat penggunaan CBP lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Direktur Utama Perum BULOG Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han. menegaskan BULOG siap menjalankan penugasan tersebut dengan ditopang stok beras yang kuat dan tersebar di jaringan pergudangan seluruh Indonesia.

“Kami siap mendukung upaya pemerintah menjaga stabilitas pasokan dan harga beras. Dengan stok sekitar 4,6 juta ton, kekuatan stok ini terus kami gerakkan untuk masyarakat. Hingga 16 September, realisasi SPHP telah mencapai 799.593 ton atau 96,57 persen, Bantuan Pangan Februari–Maret sekitar 662.867 ton, dan Bantuan Pangan Juli–September sekitar 618.581 ton. Secara keseluruhan, sekitar 2,08 juta ton beras telah disalurkan melalui tiga penugasan tersebut,” ujar Rizal sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Menurut Rizal, kesiapan tersebut akan terus diperkuat menghadapi periode akhir tahun, termasuk momentum Natal dan Tahun Baru serta antisipasi musim kemarau yang diprediksi lebih kering dan panjang.

“Pemerintah memberikan perhatian penuh terhadap ketersediaan beras. Karena itu, SPHP mendapat tambahan alokasi 1 juta ton, sementara Bantuan Pangan dilanjutkan untuk Oktober–Desember dengan estimasi kebutuhan sekitar 997 ribu ton. BULOG siap menjalankannya dengan dukungan stok dan jaringan distribusi yang tersebar di seluruh wilayah,” lanjutnya sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Dengan stok yang kuat serta penyaluran yang terus berjalan, masyarakat diharapkan tidak perlu cemas mengenai ketersediaan beras. Pemerintah mempunyai ruang untuk terus menggerakkan CBP sesuai kebutuhan, di mana SPHP diperkuat demi menjaga pasokan beras berharga terjangkau, sementara Bantuan Pangan menjadi dukungan langsung bagi keluarga penerima.

BULOG berkomitmen melangsungkan seluruh penugasan pemerintah secara optimal dengan memelihara kesiapan stok, mempercepat penyaluran, memperluas jangkauan distribusi, serta memastikan CBP dapat digerakkan secara tepat sesuai kebutuhan di tiap wilayah. Melalui optimalisasi SPHP dan Bantuan Pangan sebagai dua instrumen utama, BULOG akan terus mendukung langkah pemerintah menjaga ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilitas harga beras sekaligus memastikan pangan hadir semakin dekat dengan masyarakat.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua