Breaking

Pertamina Kilang Dumai Digitalisasi 9 Kelompok UMKM Binaan, 30 Pelaku Usaha Dilatih Branding

RE
Kamis, 17 September 2026
Pertamina Kilang Dumai Digitalisasi 9 Kelompok UMKM Binaan, 30 Pelaku Usaha Dilatih Branding

TEROPONGBISNIS.ID — PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai memperluas akses pasar sembilan kelompok usaha binaannya lewat pelatihan literasi digital dan branding pada 11–12 September 2026. Sebanyak 30 perwakilan UMKM dibekali keterampilan pemasaran digital, dari penataan katalog hingga produksi konten visual. Langkah ini menyasar kemandirian ekonomi warga sekitar wilayah operasional kilang.

Area Manager Communication, Relations, & CSR PT Pertamina Patra Niaga RU Dumai, Tengku Muhammad Rum, menyebut pelatihan itu sebagai strategi perusahaan mendorong kemandirian masyarakat berbasis teknologi. Kegiatan berlangsung di tengah persaingan pasar digital yang makin ketat.

"Kegiatan ini merupakan komitmen Pertamina untuk terus mendorong kemandirian masyarakat, khususnya kelompok binaan, agar mampu berkembang dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi pemasaran modern," ujar Muhammad Rum dalam keterangannya, Selasa (15/9/2026).

Workshop menyasar mitra binaan program Community Involvement and Development (CID)/Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Kilang Dumai. Fokusnya ekosistem pemasaran digital bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di sekitar wilayah operasional.

Materi Pelatihan: dari Product Placement hingga Konten Visual

Peserta dibekali keterampilan praktis yang langsung bisa diterapkan di platform e-commerce dan media sosial. Materi disusun agar pelaku UMKM mampu menaikkan nilai jual produk lokal.

  • Penyusunan strategi product placement
  • Tata letak katalog produk
  • Pembuatan konten promosi visual berupa foto dan video produk berstandar komersial

Pelatihan diikuti 30 perwakilan dari sembilan kelompok usaha binaan. Jumlah itu mewakili mitra binaan Kilang Dumai yang tersebar di sekitar kawasan operasional.

Politeknik Caltex Riau Jadi Instruktur Teknis

Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai menggandeng akademisi Politeknik Caltex Riau (PCR) sebagai instruktur teknis. Dua pengajar yang terlibat adalah Jan Alif Kreshna, SST, MSc., dan Anggy Trisnadoli, MT, beserta tim mahasiswa.

Kolaborasi ini merupakan kelanjutan kemitraan strategis kedua institusi dalam pengembangan inovasi berbasis masyarakat. Sebelumnya, Kilang Dumai dan PCR mengembangkan aplikasi SIMINAH (Sistem Monitoring Minyak Jelantah) yang kini disiapkan untuk perluasan skala kemanfaatan.

"Melalui workshop ini, kami berharap kolaborasi dengan akademisi dapat terus berlanjut dan berkembang, khususnya dalam meningkatkan literasi digital kelompok binaan, memperkuat brand positioning, serta menjamin keberlanjutan usaha (business sustainability) mereka," tambah Muhammad Rum.

Apa Artinya bagi Pelaku UMKM Binaan

Bagi kelompok binaan, pelatihan ini membuka jalan masuk ke kanal pemasaran digital yang selama ini sulit dijangkau tanpa pendampingan teknis. Keterampilan menyusun katalog dan konten visual menjadi modal awal bersaing di marketplace.

Penguatan kapasitas UMKM ini sejalan dengan komitmen Pertamina mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan dan pembangunan berkelanjutan (SDGs). Langkah tersebut juga menyokong agenda Asta Cita Pemerintah dalam memajukan sektor UMKM nasional.

Keberlanjutan program akan bergantung pada pendampingan lanjutan pascapelatihan. Tanpa evaluasi berkala, keterampilan digital yang baru diperoleh berisiko tidak terpakai secara konsisten oleh kelompok usaha binaan.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua