Breaking

Harga Minyak WTI Pulih Dekati US$77,80 Terdorong Risiko Timur Tengah

IB
Ibtihal

Editor: Septian Akbar Gumilang

Jumat, 07 Agustus 2026
Harga Minyak WTI Pulih Dekati US$77,80 Terdorong Risiko Timur Tengah
Ilustrasi Harga minyak WTI pulih mendekati US$77,80 didukung kekhawatiran penutupan Selat Hormuz. (sumber foto: NET)

JAKARTA – Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) pulih ke dekat US Dolar 77,80 pada Jumat (7/8/2026), didukung kekhawatiran atas penutupan Selat Hormuz dan meningkatnya risiko perang internal di Timur Tengah. Pemulihan ini terjadi setelah harga minyak sempat tertekan dalam dua pekan terakhir karena harapan pembukaan kembali jalur vital tersebut.

Ketidakpastian meningkat setelah Teheran menyatakan hampir merampungkan proposal dengan Oman untuk pengelolaan bersama Selat Hormuz. Proposal Iran–Oman diperkirakan akan ditolak oleh para pemimpin global yang mendukung kebebasan navigasi.

Sementara itu, laporan The Guardian menyebut Arab Saudi kemungkinan meningkatkan serangan militernya terhadap Houthi yang bersekutu dengan Iran, menyusul serangan di provinsi Najran.

Kondisi ini memicu kekhawatiran gangguan pasokan energi berkepanjangan, yang mendukung harga minyak. Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengatakan menangguhkan serangan terhadap Iran setelah negara itu menyetujui pembukaan penuh Selat Hormuz, namun kesepakatan tersebut masih diselimuti ketidakpastian.

Analisis Teknis WTI:

  • Tren: WTI diperdagangkan di sekitar US Dolar 77,80, tetap di bawah Exponential Moving Average (EMA) 20 hari di US Dolar 79,32, menjaga bias bearish jangka pendek.
  • Momentum: Relative Strength Index (RSI) di 46,44 menunjukkan momentum penurunan mulai mereda, meski belum menandakan pembalikan bullish.
  • Resistance: EMA 20 hari di US Dolar 79,32 menjadi resistance terdekat. Penembusan di atasnya membuka peluang menuju puncak 31 Juli di US Dolar 85,11.
  • Support: Level terendah 5 Agustus di US Dolar 73,51 menjadi support utama. Jika ditembus, harga berpotensi turun ke level terendah Juli di US Dolar 67,09.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua