Harga Minyak Dunia Bergerak Beragam Dipengaruhi Ketegangan AS-Iran
JAKARTA - Harga minyak dunia bergerak beragam pada perdagangan Rabu (5/8/2026). Kontrak Brent naik tipis 0,11 persen ke USD79,45 per barel, sedangkan WTI turun 0,73 persen ke USD75,22 per barel.
Sentimen pasar dipengaruhi harapan meredanya ketegangan AS–Iran yang berpotensi memulihkan jalur pelayaran di Selat Hormuz.
Presiden AS Donald Trump menyebut negosiasi dengan Iran berlangsung positif, meski tetap mengancam dengan tindakan keras jika gagal. Di sisi lain, Iran menyatakan telah mencapai kesepahaman dengan Oman terkait pengelolaan Selat Hormuz.
Sebelum perang pecah akhir Februari, sekitar 20 persen pasokan minyak dan LNG dunia melintasi jalur tersebut. Analis Price Futures Group, Phil Flynn, menilai kesepakatan masih rapuh.
“Kesepakatan ini tampaknya sama rapuhnya dengan kesepakatan-kesepakatan sebelumnya, dan seperti yang kita ketahui, tidak ada yang bertahan lama,” ujarnya sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Dari sisi fundamental, data EIA menunjukkan stok minyak mentah AS naik 2,5 juta barel menjadi 407 juta barel, berlawanan dengan ekspektasi penurunan 1,5 juta barel. Persediaan di pusat penyimpanan Cushing, Oklahoma, juga meningkat, menekan harga WTI.
Meski demikian, pelemahan harga tertahan oleh meningkatnya risiko gangguan pelayaran di Laut Merah, setelah kelompok Houthi mengklaim menyerang kapal tanker Arab Saudi di dekat Yanbu.
Pasar minyak kini menimbang prospek damai AS–Iran, dinamika stok minyak AS, serta risiko geopolitik di Timur Tengah sebagai faktor utama pergerakan harga.