Breaking

Harga Pangan Jatim Bergerak Bervariasi, Cabai Rawit Merah Melonjak

AK
Akbar

Editor: Septian Akbar Gumilang

Selasa, 04 Agustus 2026
Harga Pangan Jatim Bergerak Bervariasi, Cabai Rawit Merah Melonjak
Ilusrasi Cabai Rawit Merah (FOTO: NET)

SURABAYA – Harga sejumlah komoditas pangan di Jawa Timur pada hari ini menunjukkan pergerakan yang bervariasi. Berdasarkan data Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) per Selasa (4/8/2026) pukul 10.20 WIB, harga cabai rawit merah mengalami kenaikan paling tinggi, sedangkan cabai merah keriting justru turun tipis.

Untuk komoditas cabai di Jawa Timur, harga cabai merah keriting turun 0,47 persen atau Rp158 menjadi Rp33.095 per kilogram. Sementara itu, cabai merah besar relatif stabil dengan kenaikan tipis menjadi Rp32.222 per kilogram, sedangkan cabai rawit merah naik 2,92 persen atau Rp1.270 menjadi Rp44.839 per kilogram.

Komoditas beras juga menunjukkan pergerakan beragam. Beras premium turun tipis 0,06 persen menjadi Rp15.013 per kilogram, sedangkan beras medium naik 0,26 persen menjadi Rp13.038 per kilogram.

Gula kristal putih turun 0,28 persen menjadi Rp17.092 per kilogram.

Pada kelompok minyak goreng, harga minyak goreng curah naik 0,16 persen menjadi Rp20.356 per kilogram dan minyak goreng kemasan premium naik 0,20 persen menjadi Rp21.820 per liter. Minyak goreng kemasan sederhana turun 0,16 persen menjadi Rp18.669 per liter, sementara harga MinyaKita naik 0,25 persen menjadi Rp16.182 per liter.

Untuk komoditas protein hewani, harga daging sapi paha belakang naik 0,28 persen menjadi Rp128.171 per kilogram. Sebaliknya, daging ayam ras turun 0,26 persen menjadi Rp35.199 per kilogram dan telur ayam ras turun 0,53 persen menjadi Rp23.974 per kilogram.

Sementara itu, di Kota Surabaya berdasarkan pantauan harga di Pasar Keputran, Pasar Genteng, Pasar Pucang Anom, Pasar Soponyono, dan Pasar Wonokromo, harga seluruh jenis cabai mengalami kenaikan. Cabai merah keriting naik 3,09 persen atau Rp1.133 menjadi Rp37.800 per kilogram, cabai merah besar naik 2,94 persen atau Rp967 menjadi Rp33.800 per kilogram, sedangkan cabai rawit merah meningkat 2,02 persen atau Rp900 menjadi Rp45.400 per kilogram.

Untuk komoditas lainnya di Surabaya, harga beras premium turun 1,18 persen menjadi Rp15.400 per kilogram, sedangkan beras medium naik 0,26 persen menjadi Rp12.700 per kilogram. Gula kristal putih naik 1,02 persen menjadi Rp18.100 per kilogram.

Harga minyak goreng curah di Surabaya naik 1,25 persen menjadi Rp21.600 per kilogram dan minyak goreng kemasan premium naik 1,37 persen menjadi Rp18.500 per liter. Sementara itu, harga MinyaKita turun 1,53 persen menjadi Rp15.775 per liter.

Pada komoditas daging dan telur, harga daging sapi paha belakang turun 1 persen menjadi Rp121.000 per kilogram. Daging ayam kampung mencatat penurunan paling tajam, yakni 3,38 persen menjadi Rp62.000 per ekor, sedangkan harga telur ayam ras naik tipis 0,13 persen menjadi Rp25.200 per kilogram.

Sementara data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional per Selasa (4/8/2026) pukul 09.00 WIB menunjukkan harga sejumlah kebutuhan pokok di pasaran bervariasi. Untuk kelompok bumbu dan cabai, bawang merah dijual Rp47.500 per kilogram, bawang putih Rp47.700 per kilogram, cabai merah besar Rp85.900 per kilogram, cabai merah keriting Rp46.350 per kilogram, serta cabai rawit hijau Rp51.500 per kilogram.

Pada komoditas beras, harga beras kualitas bawah I tercatat Rp15.750 per kilogram dan kualitas bawah II Rp15.450 per kilogram. Beras kualitas medium I dijual Rp16.800 per kilogram, kualitas medium II Rp16.700 per kilogram, beras kualitas super I dibanderol Rp18.050 per kilogram, dan kualitas super II Rp17.850 per kilogram.

Untuk komoditas daging, harga daging ayam ras segar mencapai Rp40.250 per kilogram. Adapun daging sapi kualitas I dijual Rp152.600 per kilogram, sedangkan kualitas II Rp147.950 per kilogram.

Sementara itu, harga gula pasir premium berada di level Rp23.250 per kilogram dan gula pasir lokal Rp20.000 per kilogram. Minyak goreng curah dijual Rp21.850 per liter, sedangkan minyak goreng kemasan bermerek I dan bermerek II masing-masing dibanderol Rp28.000 per liter dan Rp26.650 per liter.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua