Awal Agustus 2026, Bawang Merah dan Beras Merangkak Naik
JAKARTA – Harga pangan nasional di pasar tradisional awal Agustus 2026 menunjukkan fluktuasi. Kenaikan paling mencolok terjadi pada bawang merah, sementara cabai dan minyak goreng justru melemah.
Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia mencatat rata-rata harga bawang merah ukuran sedang Rp 47.350 per kilogram, naik 16,05 persen atau Rp 6.550 dibanding hari sebelumnya. Bawang putih ukuran sedang juga naik 16,51 persen ke Rp 49.050 per kilogram.
Harga Beras:
- Kualitas bawah I: Rp 15.050/kg (naik 2,03 persen)
- Kualitas bawah II: Rp 15.600/kg (naik 7,22 persen)
- Kualitas super I: Rp 17.150/kg (naik 3,31 persen)
- Kualitas medium I: Rp 16.250/kg (turun 0,91 persen)
- Kualitas medium II: Rp 16.050/kg (turun 0,93 persen)
- Kualitas super II: Rp 16.950/kg (turun 1,17 persen)
Harga Cabai:
- Merah besar: Rp 35.550/kg (turun 27,87 persen)
- Merah keriting: Rp 40.150/kg (turun 17,39 persen)
- Rawit hijau: Rp 46.150/kg (turun 10,91 persen)
- Rawit merah: Rp 51.650/kg (turun 5,58 persen)
Harga Protein Hewani:
- Daging ayam ras segar: Rp 31.750/kg (turun 19,72 persen)
- Daging sapi kualitas I: Rp 148.100/kg (turun 1,89 persen)
- Daging sapi kualitas II: Rp 147.150/kg (naik 3,66 persen)
- Telur ayam ras segar: Rp 31.800/kg (naik 7,8 persen)
- Harga Gula:
- Gula pasir lokal: Rp 19.950/kg (naik 4,45 persen)
- Gula pasir premium: Rp 20.950/kg (naik 3,2 persen)
Harga Minyak Goreng:
- Curah: Rp 19.450/kg (turun 4,89 persen)
- Kemasan bermerek I: Rp 23.400/kg (turun 3,9 persen)
- Kemasan bermerek II: Rp 22.850/kg (turun 2,35 persen)
Secara keseluruhan, harga pangan awal Agustus 2026 cenderung fluktuatif. Bawang merah dan beras mayoritas naik, sementara cabai, minyak goreng, dan daging ayam ras segar turun.