Breaking

ADNOC Jual 12 Juta Barel Minyak Mentah ke Asia dengan Harga Premium

AK
Akbar

Editor: Septian Akbar Gumilang

Kamis, 30 Juli 2026
ADNOC Jual 12 Juta Barel Minyak Mentah ke Asia dengan Harga Premium
Ilustrasi minyak mentah (FOTO: NET)

ABU DHABI – Kilang Asia memborong minyak ADNOC setelah konflik AS-Iran mengganggu pasokan Teluk.

Abu Dhabi National Oil Co. (ADNOC) menjual sedikitnya 12 juta barel minyak mentah spot kepada kilang dan perusahaan perdagangan di Asia dengan harga premium dalam tender terbarunya, di tengah terganggunya pasokan akibat kembali memanasnya konflik Amerika Serikat dan Iran.

Sumber perdagangan pada Rabu (30/7) mengatakan arus pengiriman minyak melalui Selat Hormuz turun tajam sejak pertempuran antara AS dan Iran meningkat pada awal bulan ini.

Dilansir dari Reuters, ADNOC juga dilaporkan menggunakan armada kapal penghubung (shuttle fleet) untuk memindahkan minyak mentah dari Teluk Persia ke kapal lain di Teluk Oman, meski ekspor bulan ini melambat.

Tertundanya pengiriman dan semakin ketatnya pasokan mendorong kilang-kilang di Asia meningkatkan pembelian minyak alternatif, termasuk kargo dari ADNOC.

Indian Oil Corp (IOC) membeli 2 juta barel minyak mentah Upper Zakum untuk pengapalan akhir Agustus dengan harga setara hingga premi US$1 per barel terhadap acuan Dubai Agustus, berdasarkan skema pengiriman (delivered basis).

Sementara itu, perusahaan-perusahaan besar China, yakni Unipec milik Sinopec, PetroChina, dan Sinochem, masing-masing membeli 2 juta barel Upper Zakum dengan premi sekitar US$3 hingga US$4 per barel dibandingkan harga acuan Dubai September.

Kargo tersebut dijadwalkan dikirim pada September dan Oktober.

Di Jepang, kilang Idemitsu Kosan membeli 2 juta barel minyak mentah Das dengan premi sekitar US$1 per barel terhadap acuan Dubai September dalam skema free-on-board (FOB).

Para perusahaan tersebut umumnya tidak memberikan komentar terkait transaksi.

Tender terbaru ini merupakan tender ketujuh yang diterbitkan ADNOC sejak awal Juni.

Dalam tender tersebut, ADNOC menawarkan minyak mentah Murban, Upper Zakum, Umm Lulu, dan Das untuk pengapalan periode Agustus hingga Oktober.

Belum diketahui apakah ada kargo Murban yang berhasil terjual.

Seorang pedagang mengatakan ADNOC meminta premi sekitar US$10 per barel untuk jenis minyak tersebut.

Dengan hasil tender terbaru, total penjualan minyak mentah ADNOC melalui tujuh tender sejak Juni telah melampaui 86 juta barel.

Sebelum konflik pecah, Uni Emirat Arab mengekspor masing-masing 103 juta barel dan 95 juta barel minyak mentah pada Januari dan Februari, menurut data Kpler.

Seorang pedagang lainnya mengatakan ADNOC juga meminta pembeli asal Korea Selatan untuk meningkatkan penawaran mereka hingga Rabu sore guna menyelesaikan proses penjualan.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua