Proyek PSN Wanam Dikebut Bangun Dermaga Tangki BBM Dukung Logistik Nasional
- Kamis, 05 Februari 2026
JAKARTA - Percepatan pembangunan infrastruktur kembali menjadi fokus utama dalam pengembangan Proyek Strategis Nasional Wanam yang berlokasi di Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke, Papua Selatan.
Proyek ini diproyeksikan menjadi tulang punggung logistik dan distribusi energi di kawasan timur Indonesia. Berbagai fasilitas vital kini terus dikerjakan untuk memastikan operasional berjalan optimal sesuai target pemerintah.
Sejumlah infrastruktur utama yang sedang dibangun meliputi dermaga multipurpose, warehouse serbaguna, hingga tangki bahan bakar jenis High Speed Diesel atau HSD. Pembangunan ini tidak hanya ditujukan untuk mendukung aktivitas pelabuhan, tetapi juga menjadi fondasi pengembangan kawasan PSN Wanam secara berkelanjutan. Progres proyek ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mempercepat konektivitas dan distribusi logistik nasional.
Baca JugaLonjakan Signifikan Harga Gas Alam di Pasar AS Menjelang Kontrak Maret
Fasilitas Utama Penopang Operasional Dermaga Wanam
Tim Project Wanam, Gawang Kurniawan, menyampaikan bahwa pembangunan tangki HSD dan warehouse menjadi penopang utama operasional dermaga ke depan. Tangki HSD dirancang dengan kapasitas 1 x 5.000 meter kubik yang akan digunakan untuk menyimpan bahan bakar guna mendukung berbagai aktivitas di kawasan pelabuhan dan sekitarnya.
Menurut Gawang, pembangunan tangki HSD ditargetkan selesai pada April atau Mei 2026. Target ini disesuaikan dengan kebutuhan operasional dermaga yang akan segera difungsikan. Sementara itu, dua unit warehouse multipurpose masing-masing berukuran 50 x 100 meter juga sedang dikebut penyelesaiannya agar dapat segera digunakan.
“Untuk target kita selesai di April atau Mei,” kata Gawang dalam keterangan yang dikutip dari Media Indonesia, Kamis, 5 Februari 2026. Ia menegaskan bahwa penyelesaian fasilitas ini menjadi prioritas agar rantai logistik di kawasan Wanam dapat berjalan tanpa hambatan berarti.
Pembangunan Jalan Dan Dukungan Akses Logistik
Selain fasilitas pelabuhan dan penyimpanan, pembangunan infrastruktur pendukung berupa jalan juga menjadi bagian penting dari proyek ini. Jalan sepanjang 135 kilometer saat ini tengah dibangun dan direncanakan akan terhubung langsung hingga Kota Merauke. Akses ini diharapkan memperlancar mobilitas barang dan material ke kawasan PSN Wanam.
Saat ini, jalan tersebut masih digunakan secara terbatas untuk kendaraan pengangkut material proyek. Meski demikian, ke depan jalan ini akan menjadi akses utama yang menghubungkan pusat kegiatan ekonomi baru di Wanam dengan wilayah lain di Papua Selatan. Keberadaan jalan ini akan memperkuat konektivitas dan mempercepat distribusi logistik.
“Yang kedua ada lagi Werehouse Multipurpose dengan kapasitas 50×100, 2 unit gudang werehouse, itu targetnya kita selesai di pertengahan tahun, bulan 5/6,” kata Gawang. Warehouse tersebut disiapkan sebagai gudang serbaguna yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan logistik proyek dan kawasan sekitar.
Progres Tangki HSD Dan Gudang Terus Dikejar
Deputi Manager Project WIKA, Antonius Kurnianto, menjelaskan bahwa progres pembangunan tangki HSD telah mencapai 70 persen. Pekerjaan utama yang tersisa meliputi penyelesaian atap tangki, fasilitas pipa, serta sejumlah pekerjaan penunjang lainnya agar tangki dapat segera difungsikan sesuai standar keselamatan.
“Kita dari mengerjakan HSD Tanki ini kapasitas 5000 ton itu dengan saat ini progresnya sudah mencapai 70 persen, 70 persen itu untuk pengerjaan tankinya sendiri menyisakan pekerjaan rofnya tanki, kemudian sama fasilitas pipa dan segala macamnya,” ujar Antonius. Ia optimistis target penyelesaian dapat tercapai sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Sementara itu, pembangunan warehouse multipurpose juga terus dipercepat. Progres gudang saat ini telah mencapai 59 persen, dengan seluruh material utama telah tersedia di lokasi. Pekerjaan difokuskan pada proses erection struktur dan pengecoran lantai agar gudang segera siap digunakan.
“Untuk gudang sendiri progresnya di 59 persen, jadi itu progres dihitung dari material datang dan juga progres di lapangan, saat ini untuk semua material itu sudah datang semua kemudian saat ini kita sedang mengejar progres erection dan juga pengerjaan pengecoran lantai,” katanya.
Pusat Distribusi Bahan Bakar Kawasan PSN Wanam
Antonius menjelaskan bahwa tangki HSD nantinya akan berfungsi sebagai pusat distribusi bahan bakar untuk mendukung seluruh operasional kawasan PSN Wanam. Bahan bakar akan dialirkan langsung dari jetty standar menuju tangki HSD melalui jalur pipa yang telah dirancang khusus untuk menjamin keamanan dan efisiensi distribusi.
“HSD Tank untuk BBM, jadi nanti dari Jetty standar kemudian dialirkan menggunakan lewat jalur pipa menuju ke HSD Tank, nanti untuk distribusinya nanti dari owner ya,” ucapnya. Sistem ini diharapkan mampu memastikan pasokan energi yang stabil bagi seluruh aktivitas di kawasan tersebut.
Meski progres pembangunan cukup signifikan, Antonius mengakui bahwa tantangan tetap ada. Kondisi cuaca di kawasan pesisir Papua Selatan kerap menjadi kendala yang memengaruhi kecepatan pengerjaan proyek. Namun, upaya mitigasi terus dilakukan agar target tetap tercapai.
Peran Swasta Dan Penegasan Status Proyek Nasional
Di balik pembangunan PSN Wanam, terdapat peran swasta sebagai mitra pemerintah. Salah satunya adalah Jhonlin Group milik pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam. Ia menegaskan bahwa keterlibatannya dalam proyek ini merupakan bentuk penugasan negara, bukan semata-mata kepentingan bisnis.
“Dalam benak saya hanya terlintas, bagaimana gagasan Presiden terpilih Bapak Prabowo Subianto bisa tercapai. Bagaimanapun caranya, agar satu juta hektare bisa terealisasi, dan berhasil dalam tiga tahun tanpa berpikir untung rugi,” ujar Haji Isam. Ia kembali menegaskan, “Bagaimanapun caranya, satu juta hektare harus terealisasi.”
Pemerintah juga menegaskan bahwa PSN Wanam bukan proyek swasta. Dansatgas Pangan BKO Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, menyatakan proyek ini merupakan program nasional yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Ini adalah program nasional, proyek pemerintah. Karena dia proyek nasional, tentu tujuannya adalah untuk kesejahteraan masyarakat sendiri,” kata Rizal Ramdhani saat sosialisasi di Kampung Uli-Uli, Distrik Ilwayab, Merauke.
Mazroh Atul Jannah
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Menteri PU dan Hutama Karya Percepat Pemulihan Infrastruktur Pascabencana di Sumatera Barat
- Kamis, 05 Februari 2026
Real Madrid Selalu Aman Saat Penalti, Catatan Impresif Sepanjang Musim 2025 2026
- Kamis, 05 Februari 2026
Pilihan 7 Es Teler Favorit Wisatawan Saat Berkunjung ke Yogyakarta 2026
- Kamis, 05 Februari 2026
Pilihan 9 Kuliner Sarapan Pagi di Bawen Semarang Lengkap dan Terjangkau 2026
- Kamis, 05 Februari 2026
Berita Lainnya
Harga Minyak Dunia Terus Menguat Dipicu Ketegangan Militer Amerika Serikat Iran
- Kamis, 05 Februari 2026
Daftar Tarif Listrik Februari 2026 Tetap Tanpa Diskon Bagi Semua Pelanggan Nasional
- Kamis, 05 Februari 2026
Pemeliharaan Jaringan PLN Bali Sebabkan Pemadaman Listrik Karangasem Dan Gianyar Hari Ini
- Kamis, 05 Februari 2026
Harga Batu Bara Global Menguat Dipicu Dinamika Permintaan China Dan Kebijakan Indonesia
- Kamis, 05 Februari 2026













