Apple Siapkan iPhone Lipat Clamshell Baru untuk Tantang Galaxy Z Flip
- Kamis, 05 Februari 2026
JAKARTA – Tren smartphone lipat terus berkembang pesat seiring datangnya berbagai model baru dari produsen Android, dan kini Apple disebut ikut menyiapkan strategi yang berbeda dalam mengejar momentum tersebut. Berangkat dari berbagai laporan terbaru, Apple tengah mempertimbangkan pengembangan iPhone lipat bergaya clamshell yang lebih kompak — langkah ini jelas menunjukkan ambisi perusahaan asal Cupertino untuk memperluas lini produknya di tengah persaingan yang kian ketat.
Pendekatan Baru Apple di Segmen Smartphone Lipat
Apple selama ini dikenal lambat memasuki tren baru dibandingkan pesaingnya, tetapi langkah terakhir menunjukkan bahwa perusahaan itu mulai serius untuk mengejar peluang di pasar foldable. Berdasarkan laporan dari Bloomberg yang dikutip oleh Mark Gurman, Apple sedang mengeksplorasi model iPhone yang bisa dilipat mirip seperti model Galaxy Z Flip atau Motorola Razr — artinya perangkat ini akan memiliki bentuk yang lebih kecil saat ditutup dan lebih luas ketika dibuka.
Baca JugaFilm 12 Mile Potret Perjuangan Diplomasi Mochtar Kusumaatmadja Wujudkan Negara Kepulauan
Meski perusahaan belum mengonfirmasi secara resmi, upaya ini mencerminkan dorongan kuat Apple untuk meramaikan segmen yang saat ini dikuasai merek Android tersebut. Strategi semacam ini bisa membantu Apple menggaet pengguna yang menyukai kombinasi portabilitas dan layar besar, serta meningkatkan daya saing iPhone di ranah yang semakin ramai.
Rencana Teknologi dan Tahap Pengembangan
Menurut informasi yang beredar, proyek iPhone lipat clamshell ini masih berada dalam tahap pertimbangan awal, dan belum pasti akan langsung masuk masa produksi atau peluncuran dalam waktu dekat. Apple tampaknya mengambil pendekatan hati-hati untuk memastikan kesempurnaan desain teknis sebelum memberikan kepastian pasar.
Laporan itu juga menyebut bahwa jika benar diluncurkan, perangkat ini akan melanjutkan iPhone lipat pertama yang diperkirakan hadir akhir tahun ini atau tahun depan. Dalam konteks ini, varian clamshell bisa menjadi produk lanjutan setelah model layar besar yang membuka seperti buku (book-style foldable) — yang lebih dulu menjadi pembicaraan dalam industri.
Kompetisi Ketat di Pasar Foldable yang Semakin Populer
Persaingan di pasar smartphone lipat bukan hal baru. Produk seperti Samsung Galaxy Z Flip 7 dan Motorola Razr versi terbaru telah lebih dulu berada di segmen clamshell yang ringkas dan praktis. Kehadiran model iPhone lipat dalam format serupa bisa memperburuk persaingan, terutama jika Apple mampu menghadirkan pengalaman yang lebih mulus dan terintegrasi dengan ekosistem iOS.
Semakin banyak konsumen yang menyukai perangkat lipat karena kemampuannya menggabungkan kenyamanan portabel dengan layar besar ketika dibuka — baik untuk multitasking maupun konsumsi konten media. Dengan memanfaatkan popularitas format ini, Apple berpeluang besar mengambil perhatian segmen pasar yang sebelumnya belum pernah dijangkaunya secara penuh.
Langkah Besar Meski Tantangan Teknologi Masih Ada
Walau begitu, proses pengembangan iPhone lipat bukan tanpa tantangan. Banyak pihak di industri mengakui bahwa teknologi layar lipat masih memiliki masalah seperti garis atau lipatan pada panel yang sering terlihat jelas — sesuatu yang telah menjadi kritik bagi perangkat lipat secara umum. Selain itu, Apple mungkin juga menghadapi tantangan teknis lain terkait engsel, daya tahan, dan keseluruhan integrasi hardware-software untuk memastikan pengalaman terbaik.
Masalah seperti ini menjadi alasan mengapa Apple tampak berhati-hati dalam merilis perangkat semacam ini. Perusahaan lebih cenderung memastikan produk benar-benar matang sebelum dilepas ke pasar, alih-alih buru-buru mengikuti tren tanpa memberikan kualitas yang sesuai standar tinggi mereka.
Optimisme Pasar dan Perkiraan Peluncuran
Terlepas dari semuanya, banyak analis dan pengamat industri melihat peluang besar di balik langkah Apple ini. Ketika pasar smartphone lipat semakin matang dan permintaan konsumen mulai meningkat, iPhone lipat clamshell bisa menjadi produk yang menyegarkan dan ditunggu oleh banyak pengguna setia Apple maupun calon pengguna baru.
Rumor yang beredar menyebut bahwa Apple mungkin memulai debutnya dengan model layar besar terlebih dahulu, kemudian memperluas portofolio dengan versi clamshell yang lebih ringkas dan mudah dibawa. Walaupun belum ada jadwal konkret, perangkat ini diperkirakan akan tampil di paruh kedua 2026 atau setelahnya, bergantung pada seberapa cepat Apple menyelesaikan tahap uji coba dan produksi.
Pergerakan Apple dalam menjajaki iPhone lipat model clamshell menunjukkan bahwa perusahaan ini mulai serius mengeksplorasi segmen smartphone yang dulu dianggap sebagai niche. Dengan keunggulan dalam ekosistem dan loyalitas pengguna, Apple berpeluang menghadirkan kompetitor kuat di pasar yang kini didominasi Samsung dan Motorola — tentu dengan strategi yang matang dan fokus pada kualitas. Rumor ini, meskipun masih berupa spekulasi industri, memberi gambaran bahwa era baru iPhone lipat bisa menjadi kenyataan dalam beberapa tahun mendatang.
Fery
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Komitmen Kuat BRI Targetkan Penyaluran 60.000 Unit KPR Subsidi Tahun 2026
- Kamis, 05 Februari 2026
Strategi Diversifikasi Aset: 8 Instrumen Investasi Terbaik 2026 untuk Cuan Maksimal
- Kamis, 05 Februari 2026
Prediksi IHSG dan Rekomendasi Strategi Investasi Saham Terbaik Hari Ini 5 Februari 2026
- Kamis, 05 Februari 2026
Revolusi Digital Otomotif: Mengubah Kendaraan Menjadi Mitra Berkendara Cerdas
- Kamis, 05 Februari 2026
Berita Lainnya
Tanjung Mutiara Destinasi Wisata Memikat Di Tepian Danau Singkarak Sumatera Barat
- Kamis, 05 Februari 2026
Yogyakarta Menggagas Poros Wisata Strategis Demi Mengangkat Budaya Lintas Daerah Sekitarnya
- Kamis, 05 Februari 2026
Ekspektasi Dan Rumor Menarik Seputar iPhone Harga Murah Versi Tahun Ini
- Kamis, 05 Februari 2026












