Angkasa Pura Supports Raih ISO 37001:2025 dan Perkuat Integritas Perusahaan
- Kamis, 05 Februari 2026
JAKARTA - PT Angkasa Pura Supports, bagian dari InJourney Aviation Services Group, menegaskan kembali komitmen kuatnya terhadap tata kelola perusahaan yang bersih, transparan, dan berintegritas melalui keberhasilan meraih Sertifikat Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) ISO 37001:2025. Sertifikasi ini merupakan versi terbaru dari standar internasional anti penyuapan — dan masih sangat terbatas kepemilikannya di Indonesia bahkan di Asia.
Proses perolehan sertifikat ini bukan sekadar formalitas administratif. Angkasa Pura Supports menjalani proses audit yang independen, objektif, dan komprehensif dari KRQA-SQC Certification Services, serta dinilai memenuhi seluruh persyaratan versi terbaru SMAP dari standar ISO. Audit dilakukan oleh Senior International Auditor SMAP, Dr. Ir. Karolus Karni Lando, MBA, yang memastikan sistem anti penyuapan tidak hanya ada di atas kertas tetapi benar-benar terintegrasi dalam praktik perusahaan sehari-hari.
Bandara sebagai Pintu Gerbang: Mengapa ISO 37001:2025 Krusial
Baca JugaDanantara Dorong Pabrik Slab Krakatau Steel Demi Kurangi Impor Baja Nasional
Keberhasilan Angkasa Pura Supports meraih versi terbaru ISO 37001 bukan hanya prestasi internal, tetapi langkah strategis dalam konteks industri kebandarudaraan nasional. Bandara memiliki fungsi vital sebagai pintu gerbang utama bangsa Indonesia, bukan hanya sebagai simpul transportasi tetapi juga sebagai wajah negara di mata dunia internasional.
Dalam laporan lain disebutkan bahwa penerapan SMAP di lingkungan Angkasa Pura Supports strategis karena standar ini membantu menjamin kepercayaan publik, keamanan, keselamatan, serta reputasi Indonesia secara global. Dengan kata lain, bandara yang bebas dari praktik penyuapan akan memengaruhi persepsi stakeholder internasional terhadap profesionalisme sektor penerbangan Indonesia.
Sistem Manajemen Anti Penyuapan ini juga memperkuat praktik good corporate governance (GCG) di sektor layanan kebandarudaraan, yang penting seiring kompleksitas operasional yang tinggi dan kebutuhan untuk menjamin pelayanan bebas praktik korupsi atau konflik kepentingan.
Dari Kebijakan ke Praktik: Bukti Integritas Organisasi
Menurut narasumber dalam proses sertifikasi, keberhasilan ini menunjukkan bahwa prinsip anti penyuapan telah terintegrasi ke dalam kebijakan, proses bisnis, dan budaya organisasi. Hal ini berarti perusahaan tidak hanya menegaskan komitmen anti penyuapan secara retoris, tetapi juga menerapkannya secara nyata di berbagai fungsi perusahaan.
Penerapan SMAP ISO 37001:2025 menyentuh berbagai dimensi operasional perusahaan — mulai dari kebijakan internal, tata laksana due diligence, pelaporan, pengawasan kepatuhan compliance, hingga prosedur penanganan potensi risiko. Integrasi prinsip anti penyuapan ke kultur organisasi menjadi fondasi penting untuk menjaga kredibilitas, transparansi, dan daya saing di industri.
Lebih jauh lagi, penerapan sistem ini membantu memitigasi risiko korupsi atau tindak penyuapan sejak awal, sehingga dapat membangun kepercayaan para mitra bisnis, pemangku kepentingan (stakeholders), dan publik luas. Ini bukan sekadar sertifikasi — tetapi bukti bahwa komitmen terhadap integritas adalah bagian dari rencana jangka panjang perusahaan.
Penerapan yang Berkelanjutan: Momentum Untuk Ke Depan
Dengan sertifikasi ini di tangan, Angkasa Pura Supports memiliki pijakan kuat untuk terus meningkatkan efektivitas sistem anti penyuapan secara berkelanjutan. Karena ISO 37001:2025 didesain untuk membantu organisasi dalam mencegah, mendeteksi, dan menangani praktik penyuapan, sertifikasi ini menjadi alat strategis untuk menjaga operasional bisnis yang profesional dan bertanggung jawab.
Ke depan, tantangan utama bukan hanya mempertahankan sertifikasi, tetapi bagaimana perusahaan dapat menginternalisasi nilai anti korupsi dan integritas ke dalam perilaku semua insan organisasi — dari pimpinan hingga lini operasional. Hal ini penting agar sistem anti penyuapan tidak berhenti pada dokumen kebijakan, tetapi benar-benar menjadi bagian dari kehidupan kerja sehari-hari.
Terlebih lagi, dunia usaha dan regulasi kini semakin menuntut transparansi dan akuntabilitas tinggi. Pencapaian ISO 37001:2025 memberi Angkasa Pura Supports keunggulan komparatif kompetitif dalam ranah global, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam peta standar kepatuhan internasional.
Makna Lebih Besar dalam Konteks Industri dan Nasional
Sertifikasi ini juga sejalan dengan tren pasar dan regulasi di Indonesia yang semakin mengarahkan institusi publik dan privat untuk menerapkan SMAP tingkat lanjut. Standar terbaru ISO 37001:2025 menjadi tolok ukur modern dalam upaya anti penyuapan, menggantikan ISO 37001:2016 yang selama ini menjadi standar umum di banyak perusahaan.
Bagi sektor kebandarudaraan, khususnya perusahaan layanan seperti Angkasa Pura Supports, pencapaian ini juga mencerminkan komitmen terhadap tata kelola yang baik dan bertanggung jawab, yang pada akhirnya berdampak positif pada citra Indonesia sebagai negara yang serius dalam memerangi praktik penyuapan di level korporasi dan publik.
Fery
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Merawat Akar Sejarah: Sudan Ajak Indonesia Perluas Ekspansi Bisnis dan Pendidikan
- Kamis, 05 Februari 2026
Dinamika Logam Mulia: Harga Emas Antam Melandai Pasca-Lonjakan Ekstrem
- Kamis, 05 Februari 2026
Emas Kembali Berkilau: Menembus Level Psikologis US$5.000 di Tengah Gejolak Global
- Kamis, 05 Februari 2026
Benteng Perlindungan Sawah Sulteng: Menangkal Risiko Gagal Panen di Tengah Anomali Cuaca
- Kamis, 05 Februari 2026
Dominasi AI Global: Strategi Gemini 3 Bawa Google Tembus 750 Juta Pengguna
- Kamis, 05 Februari 2026
Berita Lainnya
Jadwal Bus DAMRI Bandara YIA Lima Februari Tarif Terjangkau Dukung Mobilitas Penumpang
- Kamis, 05 Februari 2026
ASDP Perkuat Konektivitas Laut Wakatobi Dukung Pariwisata Dan Ekonomi Daerah
- Kamis, 05 Februari 2026













