JAKARTA - Perubahan harga bahan bakar minyak kembali menjadi perhatian masyarakat pada awal Februari 2026.
Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM non subsidi yang berlaku serentak di berbagai wilayah Indonesia. Kebijakan ini diumumkan seiring perkembangan tren harga minyak dunia serta pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang menjadi acuan utama penetapan harga.
Penyesuaian harga tersebut membuat sejumlah jenis BBM mengalami penurunan, termasuk Pertamax yang tercatat kembali turun di beberapa daerah. Kondisi ini memberikan sedikit kelonggaran bagi masyarakat pengguna kendaraan bermotor, meskipun harga BBM subsidi tetap dipertahankan. Informasi harga terbaru menjadi penting karena nominalnya bisa berbeda di setiap provinsi.
Baca JugaLonjakan Signifikan Harga Gas Alam di Pasar AS Menjelang Kontrak Maret
Penyesuaian Harga BBM Awal Februari
Memasuki awal Februari 2026, Pertamina kembali menyesuaikan harga BBM di SPBU seluruh Indonesia. Penyesuaian ini dilakukan dengan mempertimbangkan rata rata harga minyak mentah dunia serta nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Mekanisme tersebut telah menjadi kebijakan rutin yang diterapkan untuk BBM non subsidi.
Tercatat terdapat lima jenis BBM yang mengalami penurunan harga pada periode ini. Penurunan tersebut bervariasi, mulai dari ratusan rupiah per liter tergantung jenis dan wilayah. Meski demikian, BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar tidak mengalami perubahan harga dan masih mengacu pada ketentuan sebelumnya.
Pertamax Masih Mengalami Penurunan Harga
Salah satu BBM yang menjadi sorotan adalah Pertamax. Di Jawa Barat, harga Pertamax tercatat turun sebesar Rp550 per liter dari sebelumnya Rp12.350 menjadi Rp11.800. Penurunan ini menjadi kabar baik bagi konsumen yang menggunakan BBM dengan oktan lebih tinggi.
Tidak hanya Pertamax, jenis BBM lain juga mengalami koreksi harga. Pertamax Green turun Rp700 per liter dari Rp13.150 menjadi Rp12.450. Pertamax Turbo juga mengalami penurunan sebesar Rp700 per liter dari Rp13.400 menjadi Rp12.700. Penyesuaian ini menjadikan Pertamax Turbo dan Pertamax Green sebagai BBM dengan penurunan tertinggi.
Harga Pertalite Dan Solar Tetap Stabil
Berbeda dengan BBM non subsidi, harga BBM subsidi tidak mengalami perubahan. Pertalite masih dibanderol Rp10.000 per liter dan Biosolar tetap di harga Rp6.800 per liter. Harga ini tidak berubah sejak penyesuaian terakhir yang dilakukan pada tahun 2022.
Kebijakan mempertahankan harga Pertalite dan Solar dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat. Pemerintah bersama Pertamina menegaskan bahwa BBM subsidi tetap diberikan sesuai peruntukan. Dengan demikian, masyarakat pengguna kendaraan umum dan sektor tertentu masih dapat menikmati harga BBM yang relatif terjangkau.
Daftar Harga BBM Di Berbagai Wilayah Indonesia
Harga BBM Pertamina berbeda beda di setiap wilayah Indonesia. Di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur, harga Pertamax berada di level Rp11.800 per liter. Pertamax Turbo dijual Rp12.700, Pertamax Green Rp12.450, Dexlite Rp13.250, dan Pertamina Dex Rp13.500 per liter.
Di wilayah Sumatera seperti Aceh, Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu, Bangka Belitung, dan Lampung, harga Pertamax berada di kisaran Rp12.100 per liter. Sementara di Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau, harga Pertamax tercatat Rp12.400 per liter. Perbedaan harga ini dipengaruhi faktor distribusi dan kebijakan wilayah.
Untuk kawasan Indonesia timur seperti Papua, Papua Barat, Papua Selatan, Papua Pegunungan, Papua Tengah, dan Papua Barat Daya, harga Pertamax berada di kisaran Rp12.000 per liter. Dexlite dijual Rp13.550 per liter, sementara Pertalite dan Biosolar tetap di harga nasional. Hal ini menunjukkan adanya penyesuaian harga berdasarkan kondisi geografis.
Alasan Perbedaan Harga Dan Imbauan Konsumen
Pertamina menjelaskan bahwa perbedaan harga BBM antar wilayah dipengaruhi oleh biaya distribusi, infrastruktur, serta jarak pengiriman. Wilayah dengan akses yang lebih sulit umumnya memiliki harga BBM yang sedikit lebih tinggi dibanding daerah dengan distribusi lancar. Meski demikian, Pertamina memastikan pasokan BBM tetap aman dan terjaga.
Masyarakat diimbau untuk selalu memantau informasi resmi terkait harga BBM. Untuk memastikan harga terkini, konsumen dapat mengecek langsung melalui SPBU terdekat atau situs resmi mypertamina.id. Dengan mengetahui harga terbaru, masyarakat dapat menyesuaikan kebutuhan dan perencanaan penggunaan bahan bakar secara lebih bijak.
Mazroh Atul Jannah
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Pilihan 7 Es Teler Favorit Wisatawan Saat Berkunjung ke Yogyakarta 2026
- Kamis, 05 Februari 2026
Pilihan 9 Kuliner Sarapan Pagi di Bawen Semarang Lengkap dan Terjangkau 2026
- Kamis, 05 Februari 2026
Menu Diet Sehat Seminggu Mudah Dibuat agar Nutrisi Tubuh Tetap Terjaga
- Kamis, 05 Februari 2026
Berita Lainnya
Harga Minyak Dunia Terus Menguat Dipicu Ketegangan Militer Amerika Serikat Iran
- Kamis, 05 Februari 2026
Proyek PSN Wanam Dikebut Bangun Dermaga Tangki BBM Dukung Logistik Nasional
- Kamis, 05 Februari 2026
Daftar Tarif Listrik Februari 2026 Tetap Tanpa Diskon Bagi Semua Pelanggan Nasional
- Kamis, 05 Februari 2026
Pemeliharaan Jaringan PLN Bali Sebabkan Pemadaman Listrik Karangasem Dan Gianyar Hari Ini
- Kamis, 05 Februari 2026
Harga Batu Bara Global Menguat Dipicu Dinamika Permintaan China Dan Kebijakan Indonesia
- Kamis, 05 Februari 2026
Terpopuler
1.
Duel Ganda Putri Malam Hari Jadi Sorotan Abu Dhabi Open 2026
- 05 Februari 2026
2.
Jadwal Siaran Langsung Indonesia Jepang Penentuan Grup BATC 2026
- 05 Februari 2026
3.
Pertamina Enduro Fokus Jaga Konsistensi Jadi Tuan Rumah Proliga 2026
- 05 Februari 2026













