Tertekan Sentimen MSCI, IHSG Melemah 0,47 Persen di Awal Perdagangan

Ilustrasi IHSG melemah 0,47 persen pada awal perdagangan Kamis, 13 Agustus 2026. (sumber foto: NET)
Penulis: Ibtihal
Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:55:52 WIB

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan pada awal perdagangan Kamis, 13 Agustus 2026, setelah melonjak signifikan pada sesi sebelumnya.

Sentimen pengumuman hasil review MSCI menjadi salah satu faktor yang membayangi perdagangan saham Indonesia. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI Business, IHSG turun 0,47% ke level 6.344,04 pada pukul 09.03 WIB.

Seluruh Sektor Melemah
Seluruh sektor tercatat berada di zona merah dan menjadi pemberat IHSG.

Sektor yang mengalami penurunan antara lain:

  • Infrastruktur.
  • Barang baku.
  • Barang konsumer primer.
  • Barang konsumer nonprimer.
  • Energi.
  • Transportasi.
  • Kesehatan.
  • Teknologi.

Volume perdagangan saham di BEI mencapai 1,93 miliar saham dengan nilai transaksi Rp907,7 miliar.

Sebanyak 259 saham melemah, 189 saham menguat, dan 213 saham bergerak stagnan.

Top Losers LQ45

  • PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) turun 3,52% ke Rp685 per saham.
  • PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) turun 3,45% ke Rp840 per saham.
  • PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) turun 2,22% ke Rp3.080 per saham.

Tekanan terhadap CPIN terjadi setelah MSCI menurunkan klasifikasi saham tersebut dari Global Standard Index ke Global Small Cap Index. MSCI juga menghapus GOTO dari indeks investable Indonesia.

Top Gainers LQ45

  • PT Indika Energy Tbk (INDY) naik 2,82% ke Rp2.550 per saham.
  • PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) naik 1,66% ke Rp1.535 per saham.
  • PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) naik 0,72% ke Rp1.405 per saham.

Pergerakan IHSG selanjutnya akan dipengaruhi respons investor terhadap hasil review MSCI, arus dana asing, dan potensi penyesuaian portofolio investor pasif menjelang perubahan indeks berlaku pada akhir Agustus 2026.

Reporter: Ibtihal