Breaking

PIPA Naik 85,48 Persen Sebulan, Oxala Energy Bidik Akuisisi Migas

IB
Ibtihal

Editor: Septian Akbar Gumilang

Rabu, 09 September 2026
PIPA Naik 85,48 Persen Sebulan, Oxala Energy Bidik Akuisisi Migas
Ilustrasi PT Oxala Energy International Tbk (PIPA) memperluas bisnisnya di sektor energi. (sumber foto: NET)

JAKARTA - PT Oxala Energy International Tbk (PIPA) memperluas bisnisnya di sektor energi. Perusahaan yang sebelumnya bernama PT Multi Makmur Lemindo Tbk tersebut menandatangani Conditional Share Purchase Agreement (CSPA) untuk mengakuisisi 75% saham PT Aztech Pandu Persada.

Kesepakatan akuisisi tersebut ditandatangani pada 7 September 2026. Langkah ini menjadi bagian dari strategi Oxala Energy untuk memperluas jaringan bisnis di bidang pertambangan minyak dan gas bumi (migas), perdagangan, serta jasa.

Sekretaris Perusahaan Oxala Energy International Haerul Maelani menjelaskan, saham Aztech Pandu Persada akan dibeli dari Riki Rinaldi Idham.

"Saham yang akan diambil alih mencapai 75% dari seluruh modal disetor Aztech Pandu Persada. Dengan kepemilikan tersebut, Oxala Energy nantinya akan menjadi pemegang saham mayoritas perusahaan target," sebagaimana dilansir dari berita sumber. terang dia dalam keterbukaan informasi di BEI pada Selasa (8/9/2026).

Oxala Energy menegaskan Riki Rinaldi Idham tidak memiliki hubungan afiliasi dengan perseroan. Dengan demikian, transaksi akuisisi tersebut bukan merupakan transaksi afiliasi.

Meski CSPA telah ditandatangani, nilai final transaksi masih belum ditentukan. Nilai indikatif akan ditetapkan berdasarkan kesepakatan tertulis antara para pihak setelah proses uji tuntas atau due diligence selesai.

Untuk pembayaran, Oxala Energy menyiapkan beberapa opsi, termasuk penerbitan saham baru, surat utang, maupun mekanisme transaksi lain yang disepakati oleh para pihak.

Haerul menargetkan penyelesaian transaksi dapat dilakukan dalam waktu enam bulan sejak CSPA ditandatangani. Namun, proses akuisisi masih bergantung pada terpenuhinya sejumlah conditions precedent.

Salah satu persyaratan tersebut adalah memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Oxala Energy, selain memenuhi ketentuan dan regulasi yang berlaku.

Oxala Energy berharap akuisisi tersebut dapat memperluas kapasitas bisnis perseroan di sektor energi dan migas. "Konsolidasi kegiatan usaha Aztech Pandu Persada juga diharapkan dapat memperkuat portofolio investasi sekaligus membuka potensi tambahan pendapatan bagi perusahaan," sebagaimana dilansir dari berita sumber. papar Haerul.

Perseroan menegaskan akuisisi 75% saham Aztech Pandu Persada tidak akan mengubah status Pemegang Saham Pengendali (PSP).

Di pasar saham, PIPA ditutup naik 15,58% ke level Rp230 per saham pada Selasa (8/9/2026). Dalam sebulan terakhir, saham PIPA telah menguat 85,48%.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua