Breaking

JPMorgan Naikkan Peringkat ADP, Saham Menguat Jelang Regulasi

IB
Ibtihal

Editor: Septian Akbar Gumilang

Selasa, 08 September 2026
JPMorgan Naikkan Peringkat ADP, Saham Menguat Jelang Regulasi
Ilustrasi JPMorgan menaikkan peringkat saham Aeroports de Paris (ADP) menjadi Overweight, mendorong penguatan harga saham. (sumber foto: NET)

JAKARTA - Saham Aeroports de Paris (ADP) menguat pada Selasa setelah JPMorgan menaikkan peringkat saham tersebut menjadi Overweight. Kenaikan peringkat didorong potensi kinerja yang lebih baik setelah adanya kejelasan regulasi baru, meski kondisi politik Prancis masih penuh tantangan.

Sektor infrastruktur Eropa secara rata-rata mengalami penurunan valuasi sekitar 15% sejak awal konflik Iran. JPMorgan mencatat tekanan tersebut dipengaruhi kenaikan imbal hasil obligasi, tingginya harga minyak, pelemahan tren lalu lintas, serta kekhawatiran terhadap risiko politik Prancis.

Dalam sektor tersebut, valuasi perusahaan jalan tol turun sekitar 21%, sedangkan perusahaan bandara mengalami penurunan sekitar 11%.

JPMorgan melihat potensi kenaikan terbesar pada sektor bandara terdapat pada Fraport dan ADP. Untuk ADP, analis JPMorgan menilai kerangka regulasi baru yang dikenal sebagai ERA berpotensi memberikan perlindungan terhadap inflasi dan kenaikan pajak.

Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan JPMorgan untuk meningkatkan peringkat saham ADP menjadi Overweight, meski situasi politik Prancis masih dinilai kurang mendukung.

JPMorgan juga mempertahankan peringkat Overweight untuk Fraport. Bank tersebut menilai setelah kinerja saham yang berada di bawah ekspektasi, perhatian investor berpotensi kembali tertuju pada perubahan arus kas bebas perusahaan.

Fraport juga diperkirakan menjadi salah satu penerima manfaat utama apabila terdapat kabar mengenai gencatan senjata.

Sementara itu, JPMorgan mempertahankan peringkat Netral untuk Aena. Bank tersebut menilai potensi kenaikan saham Aena lebih terbatas setelah kinerjanya mengungguli pasar sepanjang tahun ini.

Peringkat Netral juga diberikan kepada Zurich Airport. JPMorgan memperkirakan momentum lalu lintas akan melambat, sementara peningkatan kapasitas di Noida menghadapi sejumlah hambatan.

Untuk perusahaan jalan tol Prancis, JPMorgan melihat mulai muncul nilai yang menarik pada Vinci yang mendapat peringkat Netral dan Eiffage dengan peringkat Overweight.

Menurut JPMorgan, valuasi kedua perusahaan saat ini mengindikasikan tidak adanya nilai yang diberikan terhadap aset jalan tol Prancis. Namun, realisasi nilai tersebut kemungkinan membutuhkan kejelasan politik yang lebih besar serta perbaikan tren lalu lintas.

JPMorgan juga mempertahankan peringkat Overweight untuk Ferrovial. Bank tersebut mencatat saham Ferrovial telah berkinerja di bawah pasar sejak perusahaan memenangkan proyek I24.

Meski manajemen Ferrovial menunjukkan keyakinan dalam acara Back to School call JPMorgan pada pekan lalu, bank tersebut melihat adanya risiko perdebatan mengenai proyek I24 terus membebani saham hingga informasi yang lebih rinci tersedia.

Adapun untuk Getlink, JPMorgan mempertahankan peringkat Netral. Tren lalu lintas perusahaan dinilai beragam, tetapi secara keseluruhan masih mendukung estimasi.

JPMorgan juga menilai perlindungan Getlink terhadap risiko politik Prancis, ditambah imbal hasil dividennya, membuat posisi perusahaan cukup menarik dibandingkan perusahaan Prancis sejenis dalam beberapa bulan mendatang.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua