Breaking

BBM RON 95 Tembus Rp19 Ribu, Biaya Isi Bensin Motor Sport Naik Segini

RE
Kamis, 03 September 2026
BBM RON 95 Tembus Rp19 Ribu, Biaya Isi Bensin Motor Sport Naik Segini

TEROPONGBISNIS.ID — Jakarta — Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) RON 95 yang tembus Rp19 ribu per liter memberikan dampak langsung bagi pengguna sepeda motor berkompresi tinggi. Harga Pertamax Green 95 tercatat Rp19.150 per liter dan BP Ultimate Rp19.330 per liter, membuat biaya operasional harian pemilik motor sport serta skutik premium ikut membengkak.

Perhitungan sederhananya begini: pemilik Yamaha R25 dengan tangki 14 liter harus menyiapkan sekitar Rp268.100 untuk satu kali isi penuh Pertamax Green. Dibanding saat harga RON 95 masih di kisaran Rp15 ribu, selisihnya nyaris Rp60 ribu per pengisian. Untuk yang dipakai harian, angka ini tentu langsung terasa di dompet.

Mengapa Motor Ini Wajib BBM Beroktan Tinggi?

Motor dengan rasio kompresi di atas 10,5:1 umumnya membutuhkan bahan bakar beroktan minimal 95 untuk mencegah knocking atau detonasi. Mesin yang rasio kompresinya tinggi menghasilkan tekanan lebih besar di ruang bakar, sehingga butuh bensin yang tidak mudah terbakar sebelum waktunya oleh tekanan semata.

Pabrikan seperti Yamaha bahkan mencantumkan anjuran penggunaan bensin tanpa timbal beroktan 95 ke atas di buku manual untuk model-model tertentu. Menggunakan RON lebih rendah tidak hanya bikin tarikan terasa kurang responsif, tapi dalam jangka panjang bisa berakibat pada kerusakan komponen mesin seperti piston dan klep.

Daftar Motor yang Biaya Operasionalnya Ikut Naik

Beberapa model yang masuk kategori wajib RON 95 dan kini terdampak kenaikan harga antara lain:

  • Kawasaki Ninja ZX-25R — mesin 4 silinder 249,8 cc, rasio kompresi 11,5:1
  • Yamaha R25 dan MT-25 — mesin 2 silinder 249,55 cc, rasio kompresi 11,6:1
  • Yamaha R15 — mesin 155 cc dengan VVA, rasio kompresi 11,6:1
  • Yamaha NMAX 155 — mesin 155 cc VVA, rasio kompresi 11,6:1
  • Honda CBR250RR — mesin 2 silinder 249,7 cc DOHC
  • Honda CB650R dan CBR650R — mesin 4 silinder 649 cc

Yamaha XMAX 250 dan Kategori Skutik Premium

Yamaha XMAX 250 dengan rasio kompresi 10,5:1 juga direkomendasikan memakai RON 95. Meski rasio kompresinya lebih rendah dari NMAX, kapasitas tangki yang lebih besar membuat selisih biaya pengisian penuh ikut terasa. Begitu pula pemilik skutik lain yang mesinnya sudah mengadopsi teknologi VVA atau DOHC — semuanya dirancang untuk memaksimalkan pembakaran dengan oktan tinggi.

Pertimbangan Bulanan: Pindah ke RON 90 atau Tetap 95?

Selisih harga antara Pertalite RON 90 yang dijual Rp10 ribu dengan Pertamax Green RON 95 kini mencapai Rp9.150 per liter. Namun menurunkan oktan bukan langkah bijak untuk motor yang sudah didesain dengan kompresi tinggi. Kerugian dari performa turun dan potensi kerusakan jangka panjang jauh lebih besar dibanding uang yang dihemat di pom bensin.

Pilihan paling masuk akal bagi pemilik motor-motor di atas adalah tetap menggunakan RON 95 dan mengoptimalkan efisiensi berkendara. Menghindari bukaan gas yang agresif, menjaga tekanan angin ban, serta servis rutin sesuai jadwal menjadi cara paling efektif menekan konsumsi bahan bakar di tengah harga yang terus merangkak naik.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua