Danantara Housing Expo 2026 Resmi Dibuka, Target 50 Ribu Pengunjung dan Rumah Rp 120 Jutaan
TEROPONGBISNIS.ID — Danantara membidik 50 ribu pengunjung selama empat hari penyelenggaraan pameran properti perdana ini. Dari total unit yang ditawarkan, pengembang BUMN yang tergabung dalam 12 developer menyumbang 16.559 unit rumah dengan nilai inventori Rp 9,79 triliun.
CEO Danantara Rosan Roeslani merinci, dari jumlah tersebut, 6.611 unit diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan 9.948 unit untuk segmen non-MBR. Adapun harga properti yang dipamerkan bervariasi dari Rp 120 juta hingga yang tertinggi di level Rp 2-3 miliar.
Tiga Segmen dan Skema Pembiayaan yang Ditawarkan
Rosan mengatakan pameran ini tidak sekadar memamerkan unit, tetapi menghadirkan tiga hal sekaligus: pasokan dengan harga terjangkau, skema pembiayaan kompetitif, serta akses yang lebih mudah bagi masyarakat. Unit yang tersedia dikelompokkan ke dalam tiga zona, yakni first home, family home, dan premium living.
Dari sisi pembiayaan, Danantara menggandeng perbankan untuk memberikan kemudahan uang muka mulai 1 persen dengan bunga rendah 2,75 persen. Tenor cicilan pun diperpanjang hingga 40 tahun.
"Tenor juga mungkin selama ini di perbankan hanya 10 tahun, 15 tahun kita bisa berikan sampai 30 tahun, bahkan 40 tahun," ujar Rosan di sela pembukaan pameran, Kamis (27/8/2026).
Dukungan Pemerintah untuk Percepatan Pemilikan Rumah
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) menilai sinergi antara Danantara, pengembang, dan perbankan dalam satu forum seperti ini bisa mempercepat penyerapan hunian. Ia optimistis pameran ini mendorong transaksi nyata dan menggerakkan industri perumahan.
"Kami sangat senang dan yakin bagaimana event hari ini bisa mendorong transaksi nyata mempercepat penyerapan hunian, menggerakkan industri perumahan serta menciptakan multiplier effect bagi perekonomian dan pembukaan lapangan kerja dengan pertumbuhan ekonomi," kata Ara.
Program 3 Juta Rumah yang digaungkan pemerintah memang membutuhkan keterlibatan banyak pihak, termasuk badan pengelola investasi seperti Danantara. Dengan melibatkan 130 pengembang, pameran ini menjadi salah satu agregator pasokan rumah terbanyak yang pernah digelar dalam satu lokasi.
Bagi calon pembeli, pameran ini memberi alternatif hunian di tengah suku bunga kredit properti yang masih relatif tinggi di perbankan konvensional. Skema DP 1 persen dan tenor panjang menjadi daya tarik utama bagi segmen first home buyer yang selama ini kesulitan memenuhi uang muka 10-20 persen.