ASLC Siapkan Capex Rp20 Miliar Ekspansi Jaringan Caroline id 2026
JAKARTA – PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) berkomitmen memperkuat lini bisnis penjualan mobil bekasnya melalui penambahan titik showroom dan optimalisasi jangkauan di sektor digital sepanjang 2026. Pada tahun ini, emiten berkode saham ASLC tersebut menargetkan pembukaan 2 hingga 3 outlet baru Caroline.id guna menjangkau pasar yang lebih luas sekaligus meningkatkan volume penjualan kendaraan roda empat bekas. Demi melancarkan ekspansi bisnis ini, ASLC menyiapkan dana belanja modal atau capital expenditure (capex) berkisar antara Rp 15 miliar hingga Rp 20 miliar.
Untuk mengimbangi langkah ekspansi luring tersebut, ASLC menggandeng Denny Sumargo sebagai Brand Ambassador resmi Caroline.id. Strategi ini diterapkan untuk memperdalam penetrasi di pasar digital serta mengonversi calon pembeli dari platform online ke jaringan showroom fisik.
Direktur Utama PT Autopedia Sukses Lestari Tbk., Jany Candra, menjelaskan bahwa keputusan ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam memupuk kepercayaan masyarakat saat membeli mobil sekon lewat ekosistem yang dikelola perseroan.
“Dengan slogan ‘Yang Pasti-Pasti Aja’, Perusahaan sedang menggiatkan kampanye untuk membangun sekaligus menguatkan rasa percaya dan rasa aman pelanggan dalam bertransaksi kendaraan bekas melalui ekosistem kami,” kata Jany sebagaimana dilansir dari berita sumber pada Rabu (1/7).
Menurut Jany, kemitraan dengan Brand Ambassador baru ini diprediksi bisa memperkuat penetrasi digital, mendongkrak popularitas merek, serta memperluas basis konsumen guna mendukung pertumbuhan volume transaksi serta kinerja bisnis yang berkelanjutan.
Lebih lanjut, Jany menjelaskan bahwa kolaborasi ini juga akan memantapkan strategi branding Caroline.id, yang mana telah dilengkapi dengan layanan garansi Warranty 7G+ untuk setiap unit kendaraan yang dijual.
“With slogan ‘Yang Pasti-Pasti Aja’, Perusahaan sedang menggiatkan kampanye untuk membangun sekaligus menguatkan rasa percaya dan rasa aman pelanggan dalam bertransaksi kendaraan bekas melalui ekosistem kami,” ujarnya sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Warranty 7G+ merupakan program jaminan selama satu tahun bagi setiap unit kendaraan bekas yang dibeli konsumen di Caroline.id. Fasilitas garansi ini mencakup tujuh ditambah satu komponen vital pada kendaraan, sehingga pelanggan terhindar dari biaya perbaikan mendadak yang tidak terduga.
Pihak ASLC pun meyakini bahwa skema pendekatan Online-to-Offline (O2O) yang bertumpu pada trafik digital akan berjalan semakin optimal dengan hadirnya sosok Brand Ambassador yang baru.
“Inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat konversi pelanggan dari platform online ke jaringan offline (cabang/showroom), sehingga memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan kinerja Perseroan ke depan,” kata Jany sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Jajaran manajemen perseroan memandang optimistis bahwa kombinasi antara penambahan cabang luring serta masifnya aktivitas promosi ini dapat mendongkrak pendapatan hingga akhir tahun 2026.
Sebagai bukti nyata pada kuartal I 2026, ASLC sukses membukukan total pendapatan mencapai Rp 283,6 miliar, angka tersebut melonjak sebesar 27,5% secara tahunan (YoY).
Dari total perolehan tersebut, lini usaha Caroline.id menyumbang porsi terbesar dengan nilai mencapai Rp 234,4 milar atau mencakup sekitar 82,7% dari akumulasi pendapatan perusahaan.
Realisasi pendapatan Caroline.id pada tiga bulan pertama di tahun ini tercatat melonjak hingga 51% jika dibandingkan dengan capaian periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp 154,8 miliar.