Kamis, 05 Maret 2026

Update Harga Sembako Jawa Timur Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp90.000 per Kg

Update Harga Sembako Jawa Timur Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp90.000 per Kg
Update Harga Sembako Jawa Timur Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp90.000 per Kg

JAKARTA - Pergerakan harga kebutuhan pokok di Jawa Timur masih menjadi perhatian masyarakat, terutama bagi rumah tangga yang harus menyesuaikan pengeluaran harian. 

Fluktuasi harga sembako yang terjadi hampir setiap hari membuat pemantauan pasar menjadi semakin penting, khususnya menjelang berbagai kebutuhan konsumsi masyarakat yang terus meningkat.

Salah satu komoditas yang masih menjadi sorotan adalah cabai rawit merah. Harga komoditas ini masih berada di kisaran tinggi, bahkan mendekati Rp 90.000 per kilogram. Kondisi ini membuat cabai tetap menjadi salah satu bahan dapur yang paling sensitif terhadap perubahan harga.

Baca Juga

Wamen Christina Aryani Lepas 29 Perawat PMI Indonesia Menuju Jerman

Selain cabai, beberapa komoditas lain juga menunjukkan pergerakan harga. Ada yang mengalami kenaikan, sementara sebagian lainnya cenderung stabil tanpa perubahan signifikan. Situasi ini menunjukkan bahwa dinamika pasar bahan pokok masih berlangsung dan dipengaruhi oleh berbagai faktor.

Pemantauan harga sembako tidak hanya penting bagi konsumen, tetapi juga bagi pelaku usaha dan pemerintah daerah. Informasi harga yang terus diperbarui dapat membantu masyarakat mengatur pengeluaran sekaligus menjadi dasar pengambilan kebijakan terkait stabilitas pasokan dan harga pangan.

Harga Sembako Jawa Timur Terbaru

Harga sembako di Jawa Timur (Jatim) terus mengalami fluktuasi dari hari ke hari. Pada hari ini garam bata dan cabai rawit merah naik. Sementara tidak terlihat penurunan harga yang signifikan.

Memantau harga sembako setiap hari menjadi hal yang tak boleh diabaikan. Selain membantu masyarakat dalam mengatur belanja harian, informasi ini juga penting untuk menjaga kestabilan pengeluaran rumah tangga agar tidak membengkak di tengah situasi harga yang tidak menentu.

Sembako adalah singkatan dari sembilan bahan pokok. Sembako merupakan kebutuhan dasar yang dibutuhkan masyarakat sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan gizi dan kebutuhan rumah tangga lainnya.

Sembilan jenis kebutuhan pokok masyarakat tersebut terdiri dari beras, gula pasir, minyak goreng dan mentega, daging sapi dan daging ayam, telur ayam, susu, bawang merah dan bawang putih, gas elpiji dan minyak tanah, serta garam.

Selain sembilan bahan pokok tersebut, harga kebutuhan dapur yang tidak kalah penting adalah cabai.

Berikut daftar harga sembako terbaru di Jawa Timur, Kamis 5 Maret 2026, dirangkum dari sistem informasi ketersediaan dan perkembangan harga bahan pokok (Siskaperbapo) di Jawa Timur.

Beras Premium: Rp 14.850/kg
Beras Medium: Rp 12.931/kg
Gula kristal putih: Rp 16.672/kg
Minyak goreng curah: Rp 18.849/kg
Minyak goreng kemasan premium: Rp 20.424/liter
Minyak goreng kemasan sederhana: Rp 17.604/liter
Minyak goreng Minyakita: Rp 16.074/liter
Daging sapi paha belakang: Rp 120.813/kg
Daging ayam ras: Rp 38.609/kg
Daging ayam kampung: Rp 70.185/kg
Telur ayam ras: Rp 29.630/kg
Telur ayam kampung: Rp 46.420/kg
Susu kental manis merek Bendera: Rp 12.422 370 gr/kl
Susu kental manis merek Indomilk: Rp 12.319 370 gr/kl
Susu bubuk merek Bendera: Rp 41.349 400 gr/dos
Susu bubuk merek Indomilk: Rp 40.857 400 gr/dos
Garam bata: Rp 1.831
Garam halus: Rp 9.297/kg
Cabai merah keriting: Rp 31.251/kg
Cabai merah besar: Rp 28.359/kg
Cabai rawit merah: Rp 90.378/kg
Bawang merah: Rp 36.267/kg
Bawang putih: Rp 31.138/kg
Gas elpiji: Rp 19.811

Berdasarkan harga sembako di Jawa Timur hari ini, harga cabe rawit merah naik Rp 580 atau 0,65 persen, garam bata naik Rp 60 atau 3,41 persen.

Cabai Rawit Masih Menjadi Komoditas Paling Mahal

Di antara berbagai komoditas bahan pokok yang tercatat, cabai rawit merah masih menjadi salah satu bahan dapur dengan harga paling tinggi. Dengan harga mencapai Rp 90.378 per kilogram, cabai rawit jauh lebih mahal dibandingkan jenis cabai lainnya.

Harga cabai merah keriting misalnya berada di kisaran Rp 31.251 per kilogram, sementara cabai merah besar tercatat sekitar Rp 28.359 per kilogram. Perbedaan harga yang cukup jauh ini menunjukkan tingginya permintaan terhadap cabai rawit dibandingkan jenis cabai lainnya.

Kenaikan harga cabai rawit yang tercatat sebesar Rp 580 atau 0,65 persen menunjukkan bahwa tekanan harga masih terjadi, meskipun tidak terlalu besar. Komoditas ini memang dikenal sangat sensitif terhadap perubahan pasokan maupun kondisi cuaca.

Selain cabai rawit, garam bata juga mengalami kenaikan harga sebesar Rp 60 atau sekitar 3,41 persen. Meski nilainya relatif kecil, perubahan ini tetap menjadi bagian dari dinamika harga bahan pokok di pasar.

Sementara itu, sejumlah komoditas lain seperti beras, gula, minyak goreng, dan daging tercatat relatif stabil tanpa perubahan signifikan dibandingkan hari sebelumnya.

Beragam Faktor Pengaruhi Harga Sembako

Perubahan harga sembako dipengaruhi berbagai faktor. Mulai dari biaya produksi, kebijakan pemerintah, kurs, hingga cuaca.

Jika permintaan meningkat, tapi penawaran tetap atau berkurang, harga cenderung naik. Sebaliknya, jika penawaran lebih banyak daripada permintaan, harga bisa turun.

Cuaca ekstrem, bencana alam, atau perubahan musim dapat mempengaruhi produksi pertanian. Kekurangan pasokan akibat cuaca buruk menyebabkan kenaikan harga.

Kebijakan impor, subsidi, pajak, atau regulasi lain yang dikeluarkan pemerintah dapat mempengaruhi harga sembako. Misalnya, pembatasan impor atau perubahan pajak.

Kenaikan harga bahan baku, pupuk, bahan bakar, atau upah pekerja dapat meningkatkan biaya produksi dan transportasi, yang mempengaruhi harga sembako.

Fluktuasi nilai tukar mata uang, terutama jika bahan pokok diimpor, dapat mempengaruhi harga. Depresiasi mata uang lokal akan membuat harga barang impor lebih mahal.

Inflasi tinggi cenderung menyebabkan kenaikan harga sembako karena meningkatnya biaya barang dan jasa.

Kondisi ekonomi yang tidak stabil dapat memperburuk situasi.

Masalah rantai distribusi seperti kemacetan, pemogokan, atau masalah logistik lainnya bisa menyebabkan keterlambatan pengiriman, mengurangi pasokan, dan harga naik.

Pengawasan Harga Tetap Diperlukan

Berbagai faktor ini mempengaruhi harga sembako sering kali berubah-ubah, sehingga memerlukan pengawasan serta kebijakan yang tepat untuk menjaga stabilitas pasar.

Pemantauan harga juga penting agar masyarakat tetap dapat mengakses kebutuhan pokok dengan harga yang wajar. Selain itu, informasi harga yang transparan dapat membantu pelaku pasar dalam mengambil keputusan yang tepat.

Perlu diingat bahwa harga sembako bisa berbeda-beda di setiap pasar. Harga yang tercantum merupakan harga rata-rata di Jawa Timur berdasarkan data dari sistem informasi ketersediaan dan perkembangan harga bahan pokok.

Dengan kondisi pasar yang terus berubah, masyarakat diharapkan tetap memperhatikan perkembangan harga agar dapat mengatur pengeluaran rumah tangga secara lebih bijak dan efisien.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Walk-In Interview Kemnaker Percepat Pertemuan Pencari Kerja dan Perusahaan Secara Langsung

Walk-In Interview Kemnaker Percepat Pertemuan Pencari Kerja dan Perusahaan Secara Langsung

Papua Barat Daya Percepat Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih Demi Kesejahteraan

Papua Barat Daya Percepat Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih Demi Kesejahteraan

519 Calon Peserta Mudik Gratis Jakarta Selatan Lolos Verifikasi Klaster Dua

519 Calon Peserta Mudik Gratis Jakarta Selatan Lolos Verifikasi Klaster Dua

Jadwal dan Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Hari Kamis 5 Maret 2026

Jadwal dan Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Hari Kamis 5 Maret 2026

Cara Mengatur Pengisian Baterai Mobil Listrik Saat Mudik Jarak Jauh

Cara Mengatur Pengisian Baterai Mobil Listrik Saat Mudik Jarak Jauh