Rabu, 18 Februari 2026

IHSG Berpotensi Rebound Usai Imlek, Simak Rekomendasi Saham Pilihan

IHSG Berpotensi Rebound Usai Imlek, Simak Rekomendasi Saham Pilihan
IHSG Berpotensi Rebound Usai Imlek, Simak Rekomendasi Saham Pilihan

JAKARTA - Perdagangan saham domestik kembali bergairah setelah libur panjang Tahun Baru Imlek 2026. 

Pelaku pasar langsung merespons dengan aksi beli sejak awal sesi. Indeks Harga Saham Gabungan pun bergerak ke zona hijau pada pembukaan.

Pada pembukaan perdagangan Rabu, 18 Februari 2026, IHSG berada di posisi 8.235,808. Level ini mencerminkan optimisme awal investor terhadap sentimen global maupun domestik. Aktivitas transaksi terlihat cukup aktif sejak menit pertama.

Baca Juga

Purbaya Setujui Tambahan TKD Rp10,65 Triliun Untuk Sumatera Terdampak Bencana

Mengacu data RTI hingga pukul 09.20 WIB, IHSG langsung menguat 80,769 poin atau setara 0,98 persen. Indeks menanjak ke level 8.293,040. Pergerakan ini menunjukkan dorongan beli yang cukup kuat.

IHSG sempat menyentuh level tertinggi 8.299,602 dan terendah 8.227,450 pada awal sesi. Rentang tersebut menandakan volatilitas yang tetap terjaga. Arah pergerakan selanjutnya masih sangat ditentukan oleh sentimen lanjutan.

Kilas Balik Perdagangan Sebelumnya

Riset harian BNI Sekuritas mencatat bahwa pada perdagangan sebelumnya, Jumat 13 Februari 2026, IHSG ditutup turun 0,64 persen. Penurunan tersebut disertai dengan aksi net sell asing sebesar Rp2,2 triliun. Tekanan jual asing menjadi faktor utama pelemahan saat itu.

Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBCA, BUMI, BBRI, GOTO dan TLKM. Arus dana keluar tersebut sempat membebani indeks. Namun kondisi itu tidak berlangsung lama.

Kini, setelah libur panjang, pasar mencoba bangkit kembali. Kembalinya minat beli memberi peluang pemulihan jangka pendek. Investor pun mencermati apakah rebound ini dapat berlanjut.

Pergerakan awal yang positif menjadi sinyal awal optimisme. Meski demikian, kehati-hatian tetap diperlukan. Dinamika global masih menjadi variabel penting.

Sentimen Global dan Regional

Dari pasar global, bursa saham Amerika Serikat mencatat kenaikan tipis pada Selasa, 17 Februari 2026. Pasar sempat tertekan di awal sesi sebelum akhirnya pulih. Rebound saham teknologi dan penguatan sektor keuangan menjadi pendorong utama.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,07 persen, S&P 500 bertambah 0,10 persen, dan Nasdaq Composite menguat 0,14 persen. Kenaikan saham Nvidia dan Apple mampu mengimbangi pelemahan Microsoft dan Oracle.

Sementara itu, Bursa Asia ditutup beragam pada perdagangan Selasa, 17 Februari 2026. Indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,42 persen dan Topix melemah 0,68 persen. ASX 200 Australia justru naik 0,24 persen.

Adapun pasar China Daratan, Hong Kong, Singapura, Taiwan, dan Korea Selatan masih tutup karena libur Tahun Baru Imlek. Kondisi ini membuat likuiditas regional relatif terbatas. Dampaknya terhadap IHSG tetap perlu dicermati.

Proyeksi Teknis IHSG

“Menyikapi beragam kondisi tersebut, IHSG berpotensi untuk rebound hari ini, sepanjang bertahan di atas support 8.160. Diperkirakan support IHSG: 8.120-8.160 dan Resist IHSG: 8.240-8.300,” kata Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman dalam keterangan tertulis.

Level support dan resistance tersebut menjadi acuan penting bagi trader jangka pendek. Selama indeks bertahan di atas area support, peluang penguatan terbuka. Namun jika menembus ke bawah, tekanan bisa kembali muncul.

Rentang resistance 8.240 hingga 8.300 juga menjadi area krusial. Penembusan yang kuat dapat memperkuat sinyal rebound. Sebaliknya, kegagalan menembus resistance berpotensi memicu konsolidasi.

Karena itu, disiplin pada level teknikal menjadi kunci. Investor jangka pendek biasanya memanfaatkan momentum seperti ini. Strategi masuk dan keluar harus terukur.

Rekomendasi Saham Pilihan

Selanjutnya disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan perdagangan hari ini, yaitu PANI, BUMI, DEWA, RAJA, INET, dan INDY. Saham-saham ini dinilai memiliki peluang teknikal menarik. Setiap saham memiliki area beli dan batas risiko masing-masing.

PANI direkomendasikan Spec Buy dengan area beli di Rp10.450-Rp10.800, cutloss di bawah Rp10.225. Target dekat berada di Rp10.950-Rp11.300. Sementara BUMI disarankan Buy if Break Rp296 dengan target Rp304-Rp320 dan cutloss di bawah Rp286.

DEWA direkomendasikan Buy if Break Rp620 dengan target Rp640-Rp660 serta cutloss di bawah Rp600. RAJA masuk kategori Spec Buy di area Rp4.850-Rp4.890 dengan cutloss di bawah Rp4.800 dan target Rp4.930-Rp5.000.

INET disarankan Buy if Break Rp388 dengan target Rp396-Rp410 serta cutloss di bawah Rp374. INDY masuk kategori Spec Buy di area Rp3.480-Rp3.560, cutloss di bawah Rp3.470, dan target Rp3.620-Rp3.680. Dengan disiplin pada strategi tersebut, peluang memanfaatkan potensi rebound IHSG dapat lebih optimal.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Perkuat ESG, Bussan Auto Finance Resmi Gabung UN Global Compact

Perkuat ESG, Bussan Auto Finance Resmi Gabung UN Global Compact

Tips Aman Hubungi Nomor WhatsApp Resmi Indodana Finance Terpercaya

Tips Aman Hubungi Nomor WhatsApp Resmi Indodana Finance Terpercaya

Purbaya Siapkan 3 Skema Anggaran Rehabilitasi Pascabanjir Sumatra Terpadu

Purbaya Siapkan 3 Skema Anggaran Rehabilitasi Pascabanjir Sumatra Terpadu

Harga Emas Antam 18 Februari 2026 Turun, Cek Spread Terbaru

Harga Emas Antam 18 Februari 2026 Turun, Cek Spread Terbaru

IHSG Sesi 1 Naik 0,89 Persen, Saham Unggulan Diburu

IHSG Sesi 1 Naik 0,89 Persen, Saham Unggulan Diburu