Upaya PLN Tingkatkan Keandalan Listrik Lewat Pemeliharaan Jaringan di Wilayah Bali Timur
- Jumat, 06 Februari 2026
JAKARTA - PT PLN (Persero) terus berkomitmen dalam menjaga kualitas pasokan energi listrik di Pulau Dewata agar tetap stabil dan optimal.
Sebagai bagian dari langkah rutin untuk mencegah terjadinya gangguan yang lebih besar di masa mendatang, pihak PLN menjadwalkan adanya pemeliharaan jaringan distribusi di sejumlah titik di wilayah Bali Timur pada siang hari ini. Langkah ini diambil guna memastikan seluruh infrastruktur kelistrikan dalam kondisi prima untuk melayani kebutuhan masyarakat.
Meskipun pemeliharaan ini berdampak pada penghentian sementara pasokan listrik di beberapa lokasi, PLN memastikan bahwa proses pengerjaan dilakukan dengan efisiensi tinggi. Fokus utama dari kegiatan ini adalah melakukan peremajaan komponen jaringan serta pembersihan area di sekitar kabel distribusi yang berpotensi memicu korsleting atau gangguan akibat faktor alam dan cuaca.
Baca JugaEkspansi MRT Timur Barat Jadi Magnet Baru Properti Blok M Hingga Balaraja
Langkah Mitigasi PLN Cegah Gangguan Listrik Meluas di Wilayah Bali
Pemeliharaan terjadwal ini merupakan bentuk mitigasi risiko yang sangat penting bagi ketahanan energi di wilayah Bali Timur. Tanpa adanya perawatan berkala, komponen jaringan distribusi rentan mengalami aus atau kerusakan akibat beban berlebih serta paparan cuaca yang dinamis. Dengan melakukan pengecekan sejak dini, PLN berupaya menekan angka gangguan listrik tidak terencana yang dapat merugikan aktivitas ekonomi dan kenyamanan warga.
Pihak manajemen PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) setempat menjelaskan bahwa pengerjaan di lapangan mencakup penggalian titik-titik rawan serta perbaikan konstruksi jaringan. Selama proses ini berlangsung, petugas di lapangan tetap mengedepankan standar prosedur keselamatan yang ketat, baik bagi pekerja maupun masyarakat sekitar yang berada di area pengerjaan perbaikan tersebut.
Daftar Lokasi Terdampak Pemadaman Sementara Selama Masa Pemeliharaan Jaringan
Berdasarkan informasi resmi yang dirilis, terdapat beberapa desa dan kawasan di Bali Timur yang mengalami pemadaman listrik sementara mulai siang ini. Area yang terdampak meliputi pemukiman warga, pusat usaha mikro, hingga fasilitas umum di sejumlah titik strategis. PLN telah melakukan sosialisasi melalui berbagai kanal informasi agar masyarakat di wilayah tersebut dapat melakukan langkah antisipasi sebelum pasokan listrik dihentikan sementara.
Pihak PLN memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan oleh para pelanggan di wilayah terdampak. "Kami terus berupaya mempercepat proses pengerjaan di lapangan agar durasi pemadaman tidak melebihi jadwal yang telah ditetapkan," ungkap perwakilan PLN. Estimasi waktu pengerjaan telah diperhitungkan secara matang agar listrik dapat segera menyala kembali sebelum aktivitas sore hari warga dimulai.
Himbauan Bagi Pelanggan Selama Berlangsungnya Proses Perbaikan di Lapangan
Selama masa pemeliharaan berlangsung, masyarakat diminta untuk waspada dan memperhatikan keamanan instalasi listrik di rumah masing-masing. Pelanggan disarankan untuk mencabut peralatan elektronik yang sensitif guna menghindari risiko saat aliran listrik kembali normal. Selain itu, bagi warga yang memiliki usaha mandiri atau kebutuhan khusus terhadap energi, disarankan untuk mempersiapkan sumber daya alternatif seperti genset untuk sementara waktu.
PLN juga mengingatkan masyarakat untuk selalu memberikan ruang bagi petugas lapangan yang sedang bekerja. Kerja sama dari warga sangat membantu kelancaran proses pemeliharaan ini. Kecepatan dan ketepatan petugas dalam menyelesaikan perbaikan sangat bergantung pada kondisi medan serta aksesibilitas menuju titik kerusakan atau titik pemeliharaan yang telah direncanakan sebelumnya.
Pemanfaatan Aplikasi PLN Mobile Untuk Informasi Gangguan dan Status Perbaikan
Untuk memberikan transparansi informasi, PLN mendorong masyarakat agar memanfaatkan aplikasi PLN Mobile selama masa pemeliharaan berlangsung. Melalui aplikasi tersebut, pelanggan dapat memantau progres pengerjaan di wilayah mereka masing-masing secara real-time. Layanan digital ini menjadi solusi praktis bagi warga Bali Timur untuk mendapatkan informasi terkini tanpa harus menunggu kabar secara manual dari petugas di lingkungan mereka.
Komitmen PLN dalam mendigitalisasi layanan ini merupakan bagian dari transformasi perusahaan menuju pelayanan yang lebih transparan dan responsif. Dengan sinergi antara kesiapan petugas dan dukungan masyarakat, diharapkan keandalan listrik di Bali Timur akan semakin kokoh, mendukung aktivitas pariwisata, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pasokan energi yang aman, stabil, dan berkelanjutan.
Regan
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Prediksi UFC Fight Night: Mario Bautista vs Vinicius Oliveira di Kelas Bantam
- Jumat, 06 Februari 2026
Analisis Khabib Nurmagomedov Terkait Kemenangan Angka Umar di UFC 324
- Jumat, 06 Februari 2026
Real Madrid Cari Pengganti Modric-Kroos, Mac Allister Jadi Target Utama
- Jumat, 06 Februari 2026
Real Madrid Hadapi Valencia, Arbeloa Soroti Masalah Konsistensi Pemain
- Jumat, 06 Februari 2026
TNI AD Pastikan Seskab Teddy Wijaya Jalani Pendidikan Reguler Sekolah Staf Komando
- Jumat, 06 Februari 2026
Berita Lainnya
Indomobil eMotor Perkuat Pasar Motor Listrik Nasional Lewat Peluncuran QT Series Terbaru
- Jumat, 06 Februari 2026
Linktown Relokasi Kantor Surabaya Perkuat Ekspansi Pasar Properti Jawa Timur Nasional
- Jumat, 06 Februari 2026
Ciputra Fokus Optimalkan Mal Eksisting Saat Pasokan Baru Terbatas 2026
- Jumat, 06 Februari 2026
Tokopedia dan TikTok Shop Dorong Penjual Affiliate Menembus Pasar Global
- Jumat, 06 Februari 2026
Terpopuler
1.
Investasi EBT Triliunan Buka Peluang Asuransi Energi Hijau bagi ACA
- 06 Februari 2026
2.
BI dan Bank of Korea Perpanjang Swap Mata Uang Lokal Hingga 2031
- 06 Februari 2026
3.
4.
BI dan Bank Korea Siapkan Pembayaran QRIS Lintas Negara April 2026
- 06 Februari 2026
5.
Grab Tambah Saham Super Bank Kepemilikan Naik Menjadi 13,23 Persen
- 06 Februari 2026












