JAKARTA - Banyak minuman sehari-hari kerap mendapat cap negatif karena dianggap berisiko bagi kesehatan.
Kopi, susu, jus buah, hingga teh sering dihindari karena dikaitkan dengan lonjakan gula darah, gangguan metabolisme, atau efek samping tertentu. Padahal, tidak semua anggapan tersebut sepenuhnya benar bila dilihat dari sudut pandang ilmiah dan pola konsumsi yang tepat.
Kesalahan umum biasanya terletak pada cara mengonsumsi. Tambahan gula, porsi berlebihan, serta pemilihan produk dengan bahan tambahan menjadi faktor utama yang membuat minuman tertentu dianggap tidak sehat. Tanpa faktor-faktor tersebut, beberapa minuman justru mengandung senyawa aktif yang memberi manfaat bagi tubuh.
Baca JugaResep Tahu Walik Banyuwangi Krispi Gurih Viral Mudah Dibuat Di Rumah
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa minuman yang sering dicurigai efeknya ternyata dapat mendukung kesehatan bila dikonsumsi secara bijak. Minuman yang kerap dicap buruk tidak selalu perlu dihindari, asalkan dikonsumsi tanpa gula tambahan dan dalam jumlah wajar.
Pemahaman ini penting agar masyarakat tidak langsung mengeliminasi minuman tertentu dari pola makan, melainkan mampu menyesuaikan cara konsumsi sesuai kebutuhan tubuh. Berikut lima minuman yang sering dianggap tidak sehat, tetapi ternyata memiliki manfaat kesehatan.
Kopi
Kopi menjadi salah satu minuman yang paling sering menimbulkan perdebatan. Banyak orang mengaitkannya dengan gangguan tidur, rasa cemas, hingga risiko osteoporosis. Namun, di balik stigma tersebut, kopi menyimpan manfaat yang cukup signifikan.
Kopi mengandung asam klorogenat, senyawa antioksidan yang berperan dalam menekan peradangan dan membantu kerja insulin. Manfaat ini paling optimal bila kopi dikonsumsi tanpa gula.
"Kopi hitam dikaitkan dengan risiko lebih rendah diabetes tipe 2," ujar ahli gizi Erin Palinski-Wade.
Asam klorogenat membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan menjaga keseimbangan gula darah. Menariknya, manfaat ini tidak hanya terdapat pada kopi berkafein, tetapi juga pada kopi tanpa kafein.
"Yang terpenting, kopi diminum tanpa tambahan gula," tegas Palinski-Wade.
Artinya, persoalan utama bukan pada kopi, melainkan pada tambahan pemanis yang sering menyertainya.
Susu Sapi
Susu sapi sering disalahpahami sebagai minuman yang memicu peradangan dan lonjakan gula darah. Anggapan ini membuat sebagian orang memilih menghindarinya, terutama mereka yang memperhatikan kesehatan metabolik.
Padahal, menurut Erin Palinski-Wade, susu sapi memiliki komposisi nutrisi yang seimbang. Gula alami berupa laktosa di dalam susu diimbangi oleh protein, lemak, dan karbohidrat, sehingga dampaknya terhadap gula darah relatif stabil.
Sejumlah penelitian juga mengaitkan konsumsi susu sapi dengan penurunan risiko diabetes tipe 2. Kandungan vitamin D dan magnesium di dalamnya berperan dalam meningkatkan sensitivitas insulin dan mendukung metabolisme tubuh.
Dengan porsi yang sesuai dan tanpa tambahan gula, susu sapi tetap dapat menjadi bagian dari pola makan sehat sehari-hari.
Jus Buah 100%
Jus buah sering dianggap sebagai sumber gula tinggi yang perlu dihindari. Namun, tidak semua jus buah memiliki dampak yang sama. Jus buah 100% tanpa tambahan gula masih menyimpan manfaat kesehatan.
Gula alami dalam jus buah berbeda dengan gula tambahan karena disertai serat dan antioksidan alami. Kandungan ini membantu tubuh memproses gula secara lebih stabil.
"Jus buah bisa membantu menjaga keseimbangan gula darah," kata ahli gizi Erin Palinski-Wade.
Beberapa studi menunjukkan bahwa konsumsi jus buah murni dalam jumlah moderat tidak meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Kunci utamanya terletak pada porsi dan jenis jus yang dikonsumsi.
"Cukup setengah gelas dan pilih jus berserat alami," sarannya.
Dengan pendekatan tersebut, jus buah tetap aman dikonsumsi sebagai bagian dari asupan harian.
Susu Kedelai
Susu kedelai sering dicap sebagai minuman yang dapat menaikkan gula darah. Padahal, anggapan tersebut tidak sepenuhnya tepat bila memilih produk yang sesuai.
Ahli gizi Samantha Cassetty menyebut susu kedelai tanpa gula sebagai pilihan yang aman untuk kontrol gula darah. Kandungan proteinnya setara dengan susu sapi, sementara jumlah karbohidratnya relatif lebih rendah.
Protein dalam susu kedelai membantu memperlambat penyerapan karbohidrat dari makanan lain, sehingga membantu menjaga kestabilan gula darah. Meski demikian, konsumen tetap perlu cermat memilih produk.
Cassetty mengingatkan pentingnya membaca label kemasan untuk memastikan tidak ada gula tambahan yang dapat mengurangi manfaat kesehatan susu kedelai.
Teh
Teh sering dianggap sebagai minuman aman, tetapi manfaatnya kerap berkurang akibat tambahan gula atau pemanis buatan. Padahal, teh alami mengandung katekin yang berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh.
Katekin membantu meningkatkan kerja insulin serta menekan peradangan. Senyawa ini juga bersifat antioksidan, membantu tubuh melawan radikal bebas.
"Katekin membantu tubuh membersihkan gula dari darah," ujar Samantha Cassetty.
Teh hijau dan teh hitam sama-sama mengandung katekin. Namun, manfaat maksimal hanya dapat diperoleh jika teh diminum tanpa tambahan gula atau pemanis lainnya.
Cassetty menyarankan teh disajikan polos agar khasiat alaminya tetap terjaga dan tidak terganggu bahan tambahan.
Pentingnya Moderasi Konsumsi
Dari lima minuman tersebut, terlihat jelas bahwa stigma buruk sering muncul akibat cara konsumsi yang keliru. Tanpa gula tambahan dan dengan porsi yang tepat, minuman yang kerap dicurigai justru dapat memberikan manfaat kesehatan.
Pemahaman yang benar membantu masyarakat membuat pilihan lebih bijak. Alih-alih menghindari sepenuhnya, menyesuaikan pola konsumsi menjadi langkah yang lebih realistis untuk mendukung kesehatan jangka panjang.
Sutomo
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Komitmen Kuat BRI Targetkan Penyaluran 60.000 Unit KPR Subsidi Tahun 2026
- Kamis, 05 Februari 2026
Strategi Diversifikasi Aset: 8 Instrumen Investasi Terbaik 2026 untuk Cuan Maksimal
- Kamis, 05 Februari 2026
Prediksi IHSG dan Rekomendasi Strategi Investasi Saham Terbaik Hari Ini 5 Februari 2026
- Kamis, 05 Februari 2026
Revolusi Digital Otomotif: Mengubah Kendaraan Menjadi Mitra Berkendara Cerdas
- Kamis, 05 Februari 2026
Berita Lainnya
Kacamata Hitam Pria Outdoor Stylish Lindungi Mata Nyaman Hadapi Terik Matahari
- Kamis, 05 Februari 2026
Rekomendasi Es Teler Enak Di Yogya Tahun 2026 Favorit Wisatawan Dan Warga Lokal
- Kamis, 05 Februari 2026
Tips Memasak Sambal Hijau Agar Warna Tetap Segar Dan Rasa Menggugah
- Kamis, 05 Februari 2026
Tuah Titik Putih: Rekor Kebal Kalah Real Madrid dan Dominasi Penalti Kylian Mbappe
- Kamis, 05 Februari 2026
Misi Suksesi Modric: Real Madrid Siapkan Dana Fantastis Demi Enzo Fernandez
- Kamis, 05 Februari 2026












