Rabu, 14 Januari 2026

Pemerintah Beri Diskon Besar Transportasi Mudik Tahun 2026

Pemerintah Beri Diskon Besar Transportasi Mudik Tahun 2026
Pemerintah Beri Diskon Besar Transportasi Mudik Tahun 2026

JAKARTA - Pemerintah tengah menyiapkan strategi khusus untuk mempermudah mobilitas masyarakat menjelang Lebaran 2026. Selain fokus pada kelancaran transportasi, upaya ini juga ditujukan untuk menjaga daya beli masyarakat agar tetap stabil. 

Insentif yang sedang dirancang mencakup diskon tarif transportasi dan sejumlah fasilitas lain yang saat ini masih dalam tahap kajian.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa pemerintah ingin memastikan masyarakat dapat bepergian dengan biaya lebih terjangkau saat periode mudik. "Lebaran insentif sedang disiapkan," ujar Airlangga.

Baca Juga

Menteri UMKM Dorong Kelas Usaha Mikro Ojol Berkembang

Langkah ini menjadi kelanjutan dari kebijakan pemerintah pada Lebaran 2025, di mana pemerintah telah memberikan beberapa diskon tarif transportasi, khususnya tiket pesawat kelas ekonomi domestik. Penurunan harga tersebut terbukti meningkatkan mobilitas masyarakat dan sekaligus memberikan keringanan biaya perjalanan.

Strategi Pemerintah Untuk Mempermudah Mudik

Pemerintah menargetkan agar paket insentif ini tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat yang bepergian menggunakan pesawat, tetapi juga transportasi darat dan laut. 

Diskon tarif yang akan diterapkan diharapkan mendorong lebih banyak warga untuk melakukan perjalanan lebih awal, sehingga meminimalisir kepadatan transportasi saat puncak mudik.

Selain itu, pemerintah juga menekankan pentingnya kesiapan infrastruktur transportasi. Terminal, pelabuhan, dan bandara di seluruh Indonesia diharapkan dapat beroperasi dengan efisien, sehingga masyarakat dapat menikmati perjalanan yang nyaman dan aman. Pendekatan ini diharapkan mendukung mobilitas sekaligus menjaga stabilitas ekonomi menjelang Lebaran.

Diskon Tiket Pesawat Dan Penerapan Pajak

Pada Lebaran 2025, pemerintah menetapkan diskon hingga 14 persen untuk tiket pesawat kelas ekonomi domestik. Diskon ini berlaku mulai 1 Maret hingga 7 April 2025, dengan periode penerbangan yang mendapatkan diskon fokus pada tanggal 24 Maret hingga 7 April 2025.

Menteri Keuangan saat itu, Sri Mulyani, menyebutkan bahwa pemerintah menanggung sebesar 6 persen pajak pertambahan nilai (PPN) bagi tiket pesawat kelas ekonomi domestik. Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 18 Tahun 2025.

"PMK ini adalah mengenai pajak pertambahan nilai yang ditanggung pemerintah sebagian untuk tiket pesawat ekonomi yang akan dilakukan atau untuk perjalanan domestik, dalam hal ini bagi masyarakat kita yang akan melakukan traveling," jelas Sri Mulyani. 

Kebijakan tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah dalam menjaga daya beli sekaligus mendukung mobilitas masyarakat.

Insentif Transportasi Lain Yang Sedang Dikaji

Selain tiket pesawat, pemerintah juga meninjau kemungkinan pemberian insentif untuk moda transportasi lainnya, seperti kereta api, bus, dan kapal laut. 

Tujuannya adalah agar masyarakat memiliki alternatif perjalanan yang lebih ekonomis, sehingga mobilitas tidak terfokus hanya pada satu jenis transportasi.

Pemerintah berharap dengan adanya paket insentif ini, masyarakat dapat merencanakan perjalanan lebih baik dan mengurangi risiko kemacetan atau kepadatan di jalur utama mudik. 

Kajian ini juga mempertimbangkan dampak terhadap sektor pariwisata dan ekonomi lokal, yang biasanya mengalami peningkatan signifikan selama musim mudik.

Dampak Positif Kebijakan Terhadap Ekonomi

Langkah pemerintah memberikan diskon transportasi menjelang Lebaran tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi secara luas. 

Masyarakat yang lebih mudah melakukan perjalanan cenderung meningkatkan konsumsi pada sektor jasa dan perdagangan lokal.

Selain itu, insentif ini dapat menahan inflasi akibat kenaikan biaya transportasi, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga. Pengalaman pada Lebaran 2025 menunjukkan bahwa pemberian subsidi PPN untuk tiket pesawat ekonomi domestik membantu menekan biaya perjalanan dan meningkatkan mobilitas secara signifikan.

Dengan rencana insentif yang lebih komprehensif pada Lebaran 2026, pemerintah menargetkan agar dampak positif ini dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. 

Sinergi antara kebijakan fiskal, transportasi, dan perencanaan infrastruktur diharapkan mampu menciptakan musim mudik yang lebih aman, nyaman, dan ekonomis bagi seluruh warga negara.

Sutomo

Sutomo

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

DEN Tegaskan PLTN Tidak Langsung Gantikan PLTU

DEN Tegaskan PLTN Tidak Langsung Gantikan PLTU

Pelaku Migas Sangsi Pemerintah Wajibkan Bensin Etanol 20%

Pelaku Migas Sangsi Pemerintah Wajibkan Bensin Etanol 20%

RDMP Pertamina Balikpapan Hasilkan BBM Bersih Standar Euro 5 Terbaru

RDMP Pertamina Balikpapan Hasilkan BBM Bersih Standar Euro 5 Terbaru

Pemerintah Lanjutkan Program Paket Ekonomi Dorong Pertumbuhan dan Lapangan Kerja

Pemerintah Lanjutkan Program Paket Ekonomi Dorong Pertumbuhan dan Lapangan Kerja

Kemenkop Targetkan 26.000 Gerai Kopdes Merah Putih Tahun 2026

Kemenkop Targetkan 26.000 Gerai Kopdes Merah Putih Tahun 2026