Cadangan Devisa Indonesia Naik Jadi Seratus Empat Puluh Lima Miliar USD

ILUSTRASI, Cadangan devisa Indonesia pada akhir Juni 2026 mencapai US$145,6 miliar, meningkat dari bulan sebelumnya. (Sumber Gambar : Net)
Selasa, 07 Juli 2026 | 15:58:02 WIB

JAKARTA – Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Juni 2026 tetap terjaga pada angka US$145,6 miliar. Jumlah tersebut mengalami peningkatan sedikit jika dibandingkan dengan posisi pada akhir Mei 2026 yang tercatat sebesar US$144,9 miliar.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber, perkembangan posisi cadangan devisa Juni 2026 tersebut dipengaruhi terutama oleh penerimaan pajak dan jasa di tengah pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah Bank Indonesia sebagai respons terhadap tingginya ketidakpastian pasar keuangan global.

Posisi cadangan devisa di akhir Juni 2026 ini setara dengan pembiayaan 5,5 bulan impor atau 5,4 bulan impor beserta pembayaran utang luar negeri pemerintah. Selain itu, jumlah tersebut juga berada di atas standar kecukupan internasional yakni sekitar 3 bulan impor.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber, Bank Indonesia menilai, cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal, serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

Untuk masa mendatang, Bank Indonesia memiliki keyakinan bahwa ketahanan sektor eksternal akan tetap baik karena ditopang oleh posisi cadangan devisa yang memadai serta masuknya aliran modal asing yang sejalan dengan persepsi positif para investor terhadap prospek perekonomian nasional dan imbal hasil investasi yang tetap menarik. 

Bank Indonesia pun terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah untuk meningkatkan ketahanan eksternal demi menjaga stabilitas perekonomian dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Reporter: Gemilang Ramadhan