Prospek Terbaru Harga Emas dan Bursa Saham AS Kuartal III/2026

Ilustrasi Emas. (Foto: net)
Penulis: Ibtihal
Selasa, 07 Juli 2026 | 15:09:54 WIB

JAKARTA — Prospek komoditas emas digadang-gadang masih prospektif pada kuartal III/2026. Tim Riset PT Valbury Asia Futures memprediksi emas masih akan menjadi aset safe haven utama yang diburu investor. 

Kondisi itu di tengah penyesuaian kebijakan moneter dan ekonomi makro global. Sementara itu, Valbury memperkirakan diversifikasi ke saham-saham blue chip AS dan pasangan mata uang mayor diprediksi tetap likuid dan menawarkan peluang profit harian yang tinggi bagi para trader aktif. 

“Q3 ini adalah momentum krusial. Kami melihat pasar akan bergerak lebih dinamis,” tulis Tim Valbury dalam siaran pers, Selasa (7/7/2026).

Valbury mencatat adanya dinamika pasar yang sangat aktif, didorong oleh pergerakan volatilitas tinggi pada komoditas harga komoditas emas di pasar spot serta pergerakan indeks saham global dan saham-saham teknologi AS. 

“Ketidakpastian geopolitik global dan kebijakan suku bunga bank sentral menjadi motor utama penggerak pasar selama April hingga Juni 2026,” tulis Tim Valbury.

Di sisi lain, Valbury tengah memaksimalkan pelayanan dan memperluas jangkauan pasarnya pada kuartal III/2026 disertai dengan rangkaian roadshow edukasi di berbagai kota besar di Indonesia. 

Valbury meraih rating A+++ dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). 

Penilaian dilakukan secara berkala mencakup aspek kepatuhan, stabilitas perusahaan, pengawasan transaksi, proses internal, hingga perlindungan nasabah.

“Rating A+++ dari Bappebti ini adalah buah dari kepercayaan nasabah dan kerja keras seluruh tim dalam memberikan pelayanan terbaik untuk menghadirkan ekosistem trading yang sehat. Namun, bagi kami peringkat ini bukan akhir dari pencapaian, melainkan tanggung jawab besar untuk terus memaksimalkan pelayanan serta mengedukasi masyarakat secara berkelanjutan,” ujar Head of Marketing & Communication Valbury Caroline Haryono.

Valbury mengeklaim ingin memastikan masyarakat di berbagai daerah mendapatkan edukasi dan memiliki akses literasi yang sama terhadap peluang di pasar berjangka komoditi.

Reporter: Ibtihal