Senin, 30 Maret 2026

Kementerian Pekerjaan Umum Siapkan 120,4 Kilometer Jalan Tol Fungsional untuk Nataru 2024/2025

Kementerian Pekerjaan Umum Siapkan 120,4 Kilometer Jalan Tol Fungsional untuk Nataru 2024/2025

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) akan membuka sejumlah ruas jalan tol fungsional sepanjang 120,4 kilometer (km) selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kelancaran arus mudik dan liburan, sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kabinet kemarin.

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo telah memberikan instruksi untuk mempersiapkan liburan Nataru dengan koordinasi yang baik antar kementerian dan lembaga terkait, demi menjamin perjalanan masyarakat yang aman, lancar, dan tertib.

"Saya yakin kita mampu menyelenggarakan semua persiapan dengan sebaik-baiknya. Kita yakinkan masyarakat bisa menghadapi tahun baru dengan aman, tertib, dan lancar. Ini juga momentum untuk meningkatkan perekonomian kita," kata Dody dalam keterangannya, Selasa (3/12/2024).

Baca Juga

Menteri LH Tekankan Syarat Teknis Penting dalam Pembangunan PSEL Nasional

Adapun sejumlah ruas tol fungsional yang akan dibuka untuk umum sepanjang 120,4 km, terbagi di Pulau Sumatera dan Pulau Jawa. Di Pulau Sumatera, terdapat ruas tol seperti:

  • Tol Sigli-Banda Aceh Seksi 1 (Padang Tiji-Seulimeum)
  • Tol Binjai-Langsa Seksi 3 (Tanjung Pura-Pangkalan Brandan)
  • Tol Pekanbaru-Padang Seksi Padang-Sicincin

    Sedangkan di Pulau Jawa, ruas yang dibuka meliputi:
    Tol Jakarta-Cikampek II Selatan Seksi Kutanegara-Sadang
  • Tol Solo-Yogyakarta Seksi Kartosuro-Purwomartani (Segmen Klaten-Prambana)
  • Tol Probolinggo-Banyuwangi Tahap I (Probolinggo-Besuki)
  • Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi Parapat Seksi Kuala Tanjung-IC Indrapura


Selain membuka ruas tol fungsional, Kementerian PU juga akan menghentikan sementara pekerjaan preservasi jalan tol dan jalan nasional mulai H-10 atau tanggal 15 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025. "Kami akan memastikan seluruh jalan tol dan jalan nasional dalam kondisi mantap dan tidak berlubang," ujar Dody.

Kementerian PU juga menyiapkan 124 Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) yang tersebar di seluruh ruas jalan tol Indonesia. Untuk mendukung kelancaran, sebanyak 393 posko akan dibuka di titik-titik yang telah ditentukan, serta tim tanggap bencana untuk mengantisipasi kondisi darurat, terutama di titik rawan bencana seperti banjir, genangan air, dan tanah longsor.

"Sebanyak 550 titik lokasi rawan longsor dan 298 titik lokasi rawan banjir telah kami identifikasi, serta menyiapkan 440 unit alat berat dan 137 titik material untuk penanganan bencana yang mungkin terjadi," tambah Dody.

Kementerian PU juga akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan, Korlantas, BMKG, BNPB, BUJT, serta kementerian atau lembaga terkait lainnya untuk memastikan kelancaran lalu lintas selama Nataru.

Redaksi

Redaksi

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Indonesia-Jepang Jajaki Sister Park untuk Tingkatkan Ekowisata dan Konservasi Nasional

Indonesia-Jepang Jajaki Sister Park untuk Tingkatkan Ekowisata dan Konservasi Nasional

Update Harga Pangan Hari Ini 30 Maret 2026, Beras Naik dan Cabai Turun Tajam

Update Harga Pangan Hari Ini 30 Maret 2026, Beras Naik dan Cabai Turun Tajam

Awal Musim Kemarau April 2026 Dimulai, BMKG Sebut 16,3 Persen Wilayah Terdampak

Awal Musim Kemarau April 2026 Dimulai, BMKG Sebut 16,3 Persen Wilayah Terdampak

Transportasi Massal Jadi Kunci DPR Tekan Konsumsi Energi Nasional

Transportasi Massal Jadi Kunci DPR Tekan Konsumsi Energi Nasional

DPR Terapkan Efisiensi Energi Batasi AC Dorong Transportasi Umum Hemat Anggaran Negara

DPR Terapkan Efisiensi Energi Batasi AC Dorong Transportasi Umum Hemat Anggaran Negara