Breaking

Meta Connect 2026: Zuckerberg Siap Pamerkan Kacamata AI hingga Headset Phoenix

RA
Sabtu, 19 September 2026
Meta Connect 2026: Zuckerberg Siap Pamerkan Kacamata AI hingga Headset Phoenix

TEROPONGBISNIS.ID — Meta menggelar acara tahunannya, Connect 2026, dengan CEO Mark Zuckerberg dijadwalkan tampil dalam sesi keynote pada 23 September pukul 16.00 waktu Pasifik. Acara ini menjadi panggung bagi perusahaan untuk memperkenalkan lini perangkat keras terbaru, mulai dari kacamata pintar berbasis AI hingga headset mixed reality generasi baru. Bagi pengguna di Indonesia, ajang ini jadi penanda arah teknologi wearable yang kemungkinan besar akan menyambangi pasar Asia Tenggara dalam beberapa tahun ke depan.

Meta akan menggelar acara tahunannya, Connect 2026, yang kini tidak lagi hanya soal virtual reality. Acara ini mencakup seluruh proyek perangkat keras perusahaan, termasuk kecerdasan buatan dan metaverse.

Tahun ini, agenda Connect diprediksi lebih padat dari biasanya. Lini kacamata pintar Meta yang terus berkembang, rilis AI yang cepat, serta kekhawatiran industri soal laju pengembangan AI menjadi beberapa topik utama yang akan dibahas Zuckerberg.

Mengikuti pola tahun lalu, Meta kembali memilih sesi keynote malam. Zuckerberg akan naik panggung pada 23 September pukul 16.00 waktu Pasifik atau 19.00 waktu Timur. Sesi tambahan dan diskusi pengembang akan berlangsung keesokan harinya, dimulai pukul 10.00 waktu Pasifik.

Kacamata Pintar Tanpa Kamera Jadi Kejutan

Seperti beberapa tahun terakhir, berita seputar kacamata pintar akan mendominasi. Salah satu perubahan strategi yang menarik adalah kabar bahwa Meta tengah mengembangkan kacamata tanpa kamera.

Perangkat ini dikabarkan hadir dalam dua gaya dan dilengkapi mikrofon tambahan untuk berinteraksi dengan asisten AI Meta. Ketiadaan kamera memberi sejumlah keuntungan, termasuk desain yang lebih ramping dan tampilan yang lebih menyerupai kacamata biasa.

Yang lebih penting, langkah ini bisa membantu Meta menjawab kekhawatiran privasi yang selama ini membayangi lini kacamata pintarnya. Meta belakangan berupaya meredam narasi "kacamata pengintai" dengan menindak pengguna yang memodifikasi lampu LED dan merekam video yang meresahkan orang lain.

Dalam sesi tanya jawab di Instagram, CTO Meta Andrew Bosworth mengatakan perusahaan akan menyampaikan "lebih banyak hal" soal isu ini selama Connect berlangsung.

Ray-Ban juga baru-baru ini memberi sinyal akan merilis kacamata bermerek Meta dalam waktu dekat. Sinyal itu bisa merujuk pada model tanpa kamera tersebut, lini Gen 3 baru, atau generasi berikutnya dari Meta Ray-Ban Display.

Ada pula laporan bahwa Meta sedang menggarap versi kacamata dengan layar di kedua lensa, yang membuka kemungkinan antarmuka pengguna yang lebih menarik. Namun, kabar soal perangkat yang dijuluki "Hypernova 2" itu sudah lama tidak terdengar, sehingga Meta mungkin menahannya untuk waktu yang lebih lama.

Headset Mixed Reality 'Phoenix' Akhirnya Unjuk Gigi

Sudah cukup lama Meta tidak merilis headset baru. Perangkat yang kini dikenal dengan nama "Phoenix" disebut-sebut akan debut resminya di Connect tahun ini.

Beberapa gambar perangkat ringan itu baru-baru ini muncul dalam pembaruan HorizonOS. Gambar tersebut memperlihatkan perangkat tipis yang lebih mirip kacamata pelindung daripada headset konvensional.

Terlihat pula kabel yang mendukung laporan sebelumnya bahwa Phoenix akan mengandalkan koneksi ke perangkat terpisah berbentuk puck. Headset ini juga dikabarkan mendukung pelacakan tangan dan mata, bukan pengontrol khusus.

Meski spesifikasi detailnya belum diketahui, ada kemungkinan besar Phoenix menjadi salah satu perangkat pertama yang menggunakan chip Snapdragon Reality Elite dari Qualcomm. Chip yang diumumkan awal tahun ini dirancang khusus untuk headset mixed reality dengan faktor bentuk ramping.

Avatar dan Masa Depan Metaverse

Kehadiran jenis headset baru kemungkinan juga dibarengi pembaruan HorizonOS. Menarik untuk melihat pengalaman seperti apa yang akan Meta tonjolkan bersama perangkat baru tersebut.

Perusahaan telah menutup sejumlah studio VR, sehingga pengumuman game besar kemungkinan tidak akan mewarnai peluncuran Phoenix. Namun, Meta tampaknya akan lebih mempromosikan konten hiburan.

Deadline tahun lalu melaporkan bahwa Meta mendukung serial horor 3D berdasarkan film Talk to Me dari A24, yang tampaknya ditujukan untuk ditonton lewat headset perusahaan.

Kita juga mungkin akan mendengar lebih banyak soal avatar holografik yang pertama kali diperkenalkan dua tahun lalu lewat prototipe Orion. Meta menyatakan teknologi itu pada akhirnya akan hadir di virtual reality.

Qualcomm pun menyoroti "avatar fotorealistis" sebagai salah satu keunggulan chip barunya, sehingga kemungkinan ini terwujud semakin besar. The Information baru-baru ini melaporkan bahwa avatar CTO Meta bisa tampil selama keynote Connect.

Avatar-avatar ini juga bisa menjadi bagian dari visi metaverse Meta yang terus berkembang, terutama setelah perusahaan hampir menutup Horizon Worlds di VR.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua