Breaking

PPGL Usulkan Pembagian Saham Bonus, Siapkan 514,12 Juta Saham

IB
Ibtihal

Editor: Septian Akbar Gumilang

Kamis, 17 September 2026
PPGL Usulkan Pembagian Saham Bonus, Siapkan 514,12 Juta Saham
Ilustrasi aksi korporasi pembagian saham bonus emiten logistik PPGL (sumber foto: NET)

JAKARTA - PT Prima Globalindo Logistik Tbk (PPGL) menyampaikan Laporan Informasi atau Fakta Material terkait rencana Perseroan melakukan pembagian Saham Bonus.

Mengacu pada keterbukaan informasi BEI, Rabu (16/9), Perseroan bermaksud mengusulkan kepada para Pemegang Saham melalui RUPSLB yang akan digelar pada 23 Oktober 2026 untuk menyetujui rencana pembagian Saham Bonus yang bersumber dari Tambahan Modal Disetor Perseroan per 31 Desember 2025.

Pembagian Saham Bonus dilakukan Perseroan untuk memperkuat struktur permodalan sekaligus memberikan benefit kepada Pemegang Saham Perseroan. Selain itu, pembagian Saham Bonus kepada seluruh pemegang saham secara proporsional diharapkan dapat meningkatkan likuiditas saham dalam perdagangan saham Perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan memberikan investasi yang lebih optimal bagi pemegang saham Perseroan.

“Perseroan mengusulkan pembagian Saham Bonus kepada para Pemegang Saham Perseroan yang berasal dari sebagian Tambahan Modal Disetor per 31 Desember 2025 sebanyakbanyaknya sebesar Rp13.211.661.871 (tiga belas miliar dua ratus sebelas juta enam ratus enam puluh satu ribu delapan ratus tujuh puluh satu rupiah), dengan nilai nominal per lembar saham sebesar Rp22,-,” sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Jumlah saham baru yang akan diterbitkan sebagai Saham Bonus Perseroan sebanyak-banyaknya 514.118.680 (lima ratus juta seratus delapan belas ribu enam ratus delapan puluh) lembar saham. Dengan demikian, total saham ditempatkan dan disetor penuh Perseroan menjadi sebanyak-banyaknya 1.285.296.700 (satu miliar dua ratus delapan puluh lima juta dua ratus sembilan puluh enam ribu tujuh ratus) lembar saham.

Berdasarkan perhitungan tersebut, rasio pembagian Saham Bonus ditetapkan sebesar 6:4 dengan ketentuan sebagai berikut:

Setiap pemilik 6 (enam) saham Perseroan akan memperoleh 4 (empat) Saham Bonus yang bukan merupakan Dividen Saham, melainkan berasal dari agio saham, yakni kelebihan setoran pemegang saham di atas nilai nominal setelah dikurangi biaya emisi efek ekuitas.

Bilamana pemegang saham memperoleh saham dalam bentuk pecahan atau kurang dari 1 (satu) saham, maka saham pecahan tersebut dilakukan pembulatan.

“Berdasarkan rasio pembagian Saham Bonus yaitu 6:4, maka dengan demikian Perseroan akan mengeluarkan 514.118.680 (lima ratus juta seratus delapan belas ribu enam ratus delapan puluh) saham baru sebagai Saham Bonus dengan total nilai Saham Bonus yang akan dibagikan oleh Perseroan adalah sebesar Rp 11.310.610.960,- (sebelas miliar tiga ratus sepuluh juta enam ratus sepuluh ribu sembilan ratus enam puluh Rupiah), dari Tambahan Modal Disetor Perseroan untuk tahun buku 2025. Pembagian Saham Bonus kepada Pemegang Saham Perseroan dilakukan dengan pembulatan ke bawah (round down) jika Pemegang Saham mendapatkan Saham Bonus dalam bentuk pecahan atau tidak mencapai satuan lembar saham dan Perseroan tidak akan mengeluarkan saham yang tidak dapat ditentukan kepemilikannya (saham sisa),” sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua