Breaking

IHSG Berpotensi Koreksi Terbatas, Support di 6.620-6.650

IB
Ibtihal

Editor: Septian Akbar Gumilang

Selasa, 08 September 2026
IHSG Berpotensi Koreksi Terbatas, Support di 6.620-6.650
Ilustrasi IHSG ditutup melemah di level 6.636,47 pada perdagangan Jumat, 4 September 2026. (sumber foto: NET)

JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup melemah ke 6.636,47 pada perdagangan Jumat (4/9/2026). Di tengah penurunan indeks, sejumlah saham big caps masih menguat, seperti CUAN, BUMI, hingga TLKM.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup melemah 0,47% atau 31,41 poin menuju level 6.636,47. Indeks komposit dibuka pada level 6.695,69 dan sempat menyentuh posisi tertingginya di 6.704,12.

Tercatat, sebanyak 256 saham menguat, 363 saham turun, dan 172 saham stagnan. Sementara itu, kapitalisasi pasar mencapai posisi Rp11.624,51 triliun.

Di tengah penurunan indeks, kenaikan harga masih dicatatkan oleh PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) sebesar 3,30% ke Rp940 dan saham PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) mencatat penguatan 1,94% ke Rp210. Saham PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) juga ditutup naik sebesar 0,67% menjadi Rp1.495.

Saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TPIA) turut menguat sebesar 0,38% menuju level Rp2.610 per saham. Posisi ini diikuti oleh saham PT DCI Indonesia Tbk. (DCII) yang meningkat tipis 0,10% menjadi Rp201.200 per saham.

Sebelumnya, indeks komposit diproyeksikan berisiko mengalami koreksi terbatas usai menguat signifikan pada perdagangan sebelumnya yang didorong oleh aksi beli bersih investor asing.

Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman menyampaikan bahwa pergerakan IHSG menguji rentang support di level 6.620—6.650, sedangkan area resistance berada di posisi 6.700—6.720.

“IHSG berpotensi koreksi terbatas hari ini,” kata Fanny dalam riset harian, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup menguat 1,09% dengan aksi beli bersih atau net buy investor asing mencapai Rp1,11 triliun. Saham-saham yang paling banyak diburu asing antara lain BMRI, BBCA, CPIN, ANTM dan ADRO.

Pasar saham global juga memberikan sentimen positif setelah tiga indeks utama Wall Street melesat semalam. Indeks Dow Jones Industrial Average naik 1,18%, S&P 500 tumbuh 1,06%, dan Nasdaq Composite melonjak 1,40%.

Penguatan didorong oleh pernyataan Gubernur The Fed Christopher Waller yang menyiratkan sinyal penahanan suku bunga acuan jika data inflasi melandai.

IHSG Dibuka Naik 0,05%

Melansir data BEI, IHSG dibuka menguat 0,05% ke level 6.639,77. Dari ratusan konstituen, sebanyak 263 saham menguat, 300 melemah, dan 400 saham stagnan.

Dari jajaran saham LQ45, penguatan harga saham dipimpin oleh PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF) yang naik 5,16% ke Rp815, PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) naik 4,22% ke Rp11.725, dan PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) naik 3,81% ke Rp218.

IHSG Ditutup Turun 0,12%

IHSG mengalami pelemahan sebesar 0,12% menjadi 6.628,18 pada akhir perdagangan sesi I siang ini.

Sebanyak 293 saham menguat, 292 saham melemah, dan 203 saham stagnan. Kapitalisasi pasar di BEI mencapai Rp11.615,79 triliun.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua