Harga Emas Antam Diprediksi Fluktuatif di Rp2,68-2,81 Juta per Gram
TEROPONGBISNIS.ID — Emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau akrab disebut emas Antam, masih menjadi salah satu instrumen investasi yang paling banyak dilirik masyarakat Indonesia. Setiap hari, ribuan investor ritel memantau pergerakan harganya, baik untuk jual-beli jangka pendek maupun sekadar menyimpan aset.
Pada pekan ini, pergerakan harga emas Antam diperkirakan tidak berada dalam satu arah. Analis pasar uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, menyebut ada risiko koreksi yang membayangi, tetapi di saat yang sama peluang penguatan juga masih terbuka.
Support Pertama di Rp2,688 Juta, Sampai Mana Koreksi Berlanjut?
Menurut Ibrahim, harga emas Antam berpotensi turun menuju batas bawah rentang, yakni Rp2,688 juta per gram. Level itu menjadi support pertama yang harus dipertahankan. Jika tidak kuat, support kedua berada di posisi Rp2,600 juta per gram.
Dalam istilah teknis, support adalah area harga yang diharapkan bisa menahan penurunan lebih dalam. Bagi investor yang ingin membeli, area ini kerap menjadi titik pantau untuk mulai menambah posisi. Namun, penembusan di bawah Rp2,600 juta bisa membuka ruang pelemahan yang lebih besar lagi.
Meski begitu, Ibrahim menegaskan bahwa koreksi yang terjadi kemungkinan besar hanya terbatas. Ia melihat ada faktor penahan yang membuat harga tidak jatuh terlalu jauh.
Rupiah Melemah, Tapi Koreksi Terbatas
Pelemahan nilai tukar rupiah menjadi salah satu pemicu tekanan pada harga emas dalam denominasi lokal. Ketika rupiah melemah, harga emas yang dihitung dalam mata uang global menjadi lebih mahal jika dikonversi ke rupiah. Namun, Ibrahim memperkirakan pelemahan rupiah yang akan terjadi pada hari-hari berikutnya tidak terlalu tajam.
“Kita melihat bahwa besok kemungkinan rupiah melemah dan koreksi ini (emas Antam) kemungkinan terbatas,” ungkap Ibrahim dalam keterangannya, Minggu (30/8/2026).
Artinya, investor tidak perlu panik menghadapi tekanan jangka pendek. Koreksi yang terjadi bisa menjadi kesempatan untuk membeli di level yang lebih rendah, selama fundamental tetap terjaga.
Peluang Rebound: Rp2,7 Juta Jadi Titik Balik
Di tengah potensi koreksi, instrumen emas Antam disebutkan tetap membuka peluang pembalikan arah menguat atau rebound. Titik awalnya diprediksi muncul mulai dari kisaran harga Rp2,700 juta per gram.
Apabila dorongan beli cukup kuat, resistance pertama berada di level Rp2,731 juta per gram. Resistance adalah area di mana tekanan jual biasanya muncul kembali. Jika level itu berhasil ditembus, target berikutnya adalah Rp2,810 juta per gram, yang menjadi batas atas rentang pekan ini.
Rentang pergerakan yang cukup lebar — antara Rp2,688 juta dan Rp2,810 juta per gram — memberikan ruang bagi pelaku pasar untuk melakukan trading jangka pendek. Sementara itu, investor yang berorientasi jangka panjang bisa menjadikan level Rp2,600 juta sebagai patokan fundamental.
Keputusan membeli atau menjual emas Antam sebaiknya tidak didasarkan pada fluktuasi harian semata. Arah nilai tukar rupiah dan sentimen ekonomi global tetap menjadi penentu utama pergerakan logam mulia dalam beberapa hari ke depan. Bagi investor ritel, memahami level support dan resistance bukan hanya soal prediksi angka, tetapi juga soal mengelola risiko dan ekspektasi.