Breaking

FTSE Russell Ubah Klasifikasi Saham RI, BSDE Turun ke Micro Cap

IB
Ibtihal

Editor: Septian Akbar Gumilang

Senin, 24 Agustus 2026
FTSE Russell Ubah Klasifikasi Saham RI, BSDE Turun ke Micro Cap
Ilustrasi FTSE Russell melakukan rebalancing indeks saham Indonesia dengan BSDE turun ke kategori Micro Cap. (sumber foto: NET)

JAKARTA – FTSE Russell mengubah konstituen dalam FTSE Global Equity Index Series (GEIS) untuk pasar saham Indonesia melalui semi-annual review September 2026.

Berdasarkan data FTSE Russell, sejumlah emiten Indonesia mengalami perubahan klasifikasi kapitalisasi pasar, termasuk penurunan dari kelompok Small Cap menjadi Micro Cap.

Hasil review diumumkan setelah penutupan perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Jumat (21/8/2026). Perubahan tersebut menggunakan perdagangan 18 September 2026 sebagai tanggal rebalancing dan berlaku efektif mulai pembukaan perdagangan Senin (21/9/2026).

Daftar hasil review tersebut belum sepenuhnya final. FTSE Russell masih dapat merevisi perubahan hingga penutupan perdagangan Jumat (4/9/2026), sedangkan mulai Senin (7/9/2026), hasil review akan dianggap final.

Untuk pasar Indonesia, tidak terdapat perubahan pada kelompok Large Cap, baik berupa penambahan maupun penghapusan konstituen.

Perubahan signifikan terjadi pada kelompok Mid Cap, Small Cap, dan Micro Cap. Pada kelompok Mid Cap, tidak ada saham yang masuk, sedangkan PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) tercatat keluar.

BSDE selanjutnya berpindah dari kategori Mid Cap ke kelompok kapitalisasi yang lebih rendah dalam klasifikasi FTSE.

Pada kelompok Small Cap, tidak ada saham yang masuk. Sebanyak 10 saham tercatat keluar dari kelompok tersebut, yaitu:

  • PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB).
  • PT Bank Jabar Banten Tbk (BJBR).
  • PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS).
  • PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR).
  • PT MDS Retailing Tbk (LPPF).
  • PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN).
  • PT Panin Financial Tbk (PNLF).
  • PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO).
  • PT Summarecon Agung Tbk (SMRA).
  • PT Surya Citra Media Tbk (SCMA).

Kesepuluh saham tersebut bersama BSDE selanjutnya masuk ke kelompok Micro Cap dalam klasifikasi FTSE.

  • Di sisi lain, terdapat saham yang tercatat keluar dari kelompok Micro Cap, yaitu:
  • PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI).
  • PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA).
  • PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII).
  • PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO).
  • PT Bank Victoria International Tbk (BVIC).
  • PT Cardig Aero Services Tbk (CASS).
  • PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN).
  • PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT).

PT Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk (CARS).

  • PT Integra Indocabinet Tbk (WOOD).
  • PT Intiland Development Tbk (DILD).
  • PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk (JTPE).
  • PT Jaya Konstruksi Manggala Tbk (JKON).
  • PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED).
  • PT Kencana Energi Lestari Tbk (KEEN).
  • PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN).
  • PT Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk (MAHA).
  • PT Mastersystem Infotama Tbk (MSTI).
  • PT Medela Potentia Tbk (MDLA).
  • PT Multipolar Tbk (MLPL).
  • PT Panca Budi Idaman Tbk (PBID).
  • PT Panin Sekuritas Tbk (PANS).
  • PT Paninvest Tbk (PNIN).
  • PT PP (Persero) Tbk (PTPP).
  • PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA).
  • PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS).
  • PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP).
  • PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO).
  • PT Trans Power Marine Tbk (TPMA).

Perubahan klasifikasi tersebut menjadi perhatian pelaku pasar karena indeks FTSE menjadi salah satu acuan investor institusi dan manajer investasi global dalam menyusun portofolio.

FTSE Russell menggunakan sejumlah kriteria dalam menentukan konstituen indeks, termasuk kapitalisasi pasar, free float, likuiditas, dan kelayakan investasi.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua