Harga Emas Dekati Level Tertinggi 7 Pekan Jelang Data Inflasi AS
JAKARTA – Harga emas bergerak naik dan bertahan di dekat level tertinggi dalam 7 pekan. Penguatan ini didorong momentum bullish dan kekhawatiran investor tertinggal dari kenaikan harga atau fear of missing out (FOMO).
Harga emas spot naik 0,4 persen menjadi US$ 4.356,79 per ons pada pukul 13.15 waktu setempat. Harga emas sempat menyentuh US$ 4.371,63 per ons pada Jumat, level tertinggi sejak 17 Juni.
Sementara itu, kontrak berjangka emas AS naik 0,4 persen menjadi US$4.416 per ons. "Momentum teknikal emas saat ini cukup kuat secara keseluruhan," kata Bob Haberkorn, ahli strategi pasar senior di StoneX sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Pergerakan emas juga mendapat dukungan dari China. Bank sentral China meningkatkan pembelian emas pada Juli dengan menambah emas batangan ke cadangannya dalam jumlah terbesar sejak Oktober 2023.
Investor kini mencermati data inflasi Amerika Serikat (AS) yang akan menjadi petunjuk arah kebijakan Federal Reserve. Data harga konsumen (CPI) Juli akan dirilis Rabu, disusul data harga produsen (PPI) pada Kamis.
Ekonom yang disurvei Reuters memperkirakan CPI Juli naik 3,4 persen secara tahunan, melambat dari 3,5 persen pada Juni. "Data CPI akan menjadi penting," kata Jim Wyckoff, analis pasar di American Gold Exchange sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Menurut CME FedWatch Tool, trader memperkirakan peluang kenaikan suku bunga sebesar 50 persen pada September dan 81 persen pada Desember. Suku bunga tinggi cenderung menekan daya tarik emas karena aset tersebut tidak memberikan imbal hasil.
Di sisi lain, Iran mengatakan hampir mencapai kesepakatan final dengan Oman untuk menetapkan jalur pelayaran baru melalui Selat Hormuz. Namun, Iran menegaskan Amerika Serikat harus memenuhi sejumlah syarat sebelum jalur strategis tersebut dibuka kembali.
Untuk logam mulia lainnya, harga perak spot naik 2,3 persen menjadi US$65,03 per ons. Platinum turun 0,1 persen menjadi US$1.743,05, sedangkan paladium naik 0,2 persen menjadi US$1.380,68 per ons.