Peternak di Magelang Bagi Ayam Gratis Protes Harga Telur Anjlok
MAGELANG – Para peternak ayam petelur menggelar aksi pembagian ayam secara gratis di Alun-alun Kota Magelang, Jawa Tengah, pada Senin (10/8/2026). Aksi yang diinisiasi oleh Paguyuban Peternak Petelur Magelang (P3M) tersebut dilakukan sebagai bentuk protes atas melonjaknya harga pakan unggas serta jatuhnya harga telur.
Aksi pembagian ayam gratis tersebut tersebar di tiga lokasi kawasan Alun-alun. Titik lokasi berada di seberang The Aloon-aloon Mal, markas Polres Magelang Kota, dan Masjid Agung.
Masyarakat antusias berebut ayam petelur dari para peternak di tengah terik panas matahari. Sekretaris P3M, Arif Sosiawan menerangkan bahwa harga telur ayam ras saat ini hanya berkisar Rp 20.500 per kilogram.
Angka tersebut berada jauh di bawah harga acuan pembelian (HAP) yang sebesar Rp 26.500 per kilogram. Menurut Arif, kondisi harga telur yang berada di bawah HAP ini sudah stagnan sejak April 2026.
“HPP (harga pokok produksi) peternak di angka Rp 22.000 per kilogram. Kami subsidi Rp 1.500,” ujarnya di sela-sela aksi sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Ia menambahkan, HPP terus mengalami lonjakan akibat kenaikan harga pakan unggas. Arif menyebutkan bahwa harga pakan jadi saat ini berada pada kisaran Rp 7.500-8.000 per kilogram.
Menurut penilainnya, peternak layer (ayam petelur) baru bisa menekan HPP jika harga pakan jadi berada di bawah Rp 7.000 per kilogram.
“Harga pakan jadi seperti itu karena harga jagung juga mahal, hampir Rp 7.000 per kilogram. Bungkil kedelai, yang masih impor, saat ini harganya Rp 8.600 per kilogram,” bebernya sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Padahal, Arif menyatakan bahwa pakan menyumbang 80 persen dari total komponen kebutuhan usaha peternakan.
"Begitu harga pakan naik, peternak kelimpungan," bebernya sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Anjloknya harga telur tidak lepas dari tidak seimbangnya antara ketersediaan stok dan permintaan pasar. Arif menyatakan telah terjadi overproduksi telur yang tidak diimbangi dengan daya serap yang memadai.