Breaking

Pangsa Pasar BYD Turun, Tapi Tetap di Peringkat Keenam

IB
Ibtihal

Editor: Septian Akbar Gumilang

Kamis, 06 Agustus 2026
Pangsa Pasar BYD Turun, Tapi Tetap di Peringkat Keenam
Ilustrasi BYD mempertahankan posisi keenam dengan pangsa pasar global 4,8 persen pada semester I 2026. (sumber foto: NET)

JAKARTA- Tiga produsen mobil asal China, yakni BYD, Geely, dan Chery, berhasil menembus daftar 10 besar produsen otomotif dunia berdasarkan pangsa pasar global semester I 2026.

Sekretaris Jenderal China Passenger Car Association (CPCA), Cui Dongshu, menyebut merek otomotif China terus memperkuat posisinya di pasar global dalam satu dekade terakhir.

BYD menempati peringkat keenam dengan pangsa pasar 4,8 persen, naik tajam dari 0,6 persen pada 2016. Meski demikian, angka ini lebih rendah dibanding capaian 5,4 persen pada 2025. Penjualan domestik BYD turun 45,9 persen sepanjang semester I 2026.

Geely Holding Group berada di peringkat ketujuh dengan pangsa pasar 4,6 persen, naik dari 1,5 persen pada 2016. Perhitungan mencakup merek di bawah kendali Geely seperti Volvo, Smart, Polestar, Lotus, dan Proton.

Chery menempati posisi kesembilan dengan pangsa pasar 4,1 persen, setara dengan Ford. Sepuluh tahun lalu, pangsa pasar Chery hanya 0,8 persen. Chery juga tercatat sebagai eksportir mobil terbesar asal China.

Selain itu, SAIC berada di peringkat ke-11 dengan pangsa pasar 3,7 persen. Changan dan GWM masing-masing di posisi ke-17 dan ke-18 dengan pangsa pasar 1,9 persen dan 1,8 persen. BAIC menempati peringkat ke-21 (1,2 persen), sedangkan Dongfeng di posisi ke-23 (1,1 persen).

Di sisi global, Toyota masih menjadi produsen mobil terbesar dengan pangsa pasar 11 persen, disusul Volkswagen 8,1 persen, dan Kia-Hyundai 7,6 persen.

Dominasi tiga produsen China ini menandai transformasi besar dalam industri otomotif global, dengan Asia semakin memperkuat posisinya sebagai pusat produksi kendaraan dunia.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua