Breaking

Saham BACH Melonjak 129 Persen Pasca IPO, Grup Djarum Jadi Pengendali

IB
Ibtihal

Editor: Septian Akbar Gumilang

Selasa, 04 Agustus 2026
Saham BACH Melonjak 129 Persen Pasca IPO, Grup Djarum Jadi Pengendali
Ilustrasi Saham PT Bach Multi Global Tbk (BACH) naik 15,34 persen pada perdagangan Senin (3/8/2026). (sumber foto: NET)

JAKARTA – Saham PT Bach Multi Global Tbk (BACH), bagian dari konglomerasi Grup Djarum, mencatat lonjakan signifikan pada perdagangan Senin (3/8/2026). Harga saham ditutup di Rp 1.015, naik 15,34 persen dibandingkan sesi sebelumnya, sekaligus melesat 129 persen dari harga IPO Rp 442 pada 8 Juli 2026.

Data perdagangan menunjukkan volume transaksi mencapai 537,62 juta saham dengan frekuensi 51.127 kali dan nilai Rp 520,45 miliar. Investor asing mencatat net buy Rp 10,06 miliar, dengan akumulasi sepekan Rp 79,21 miliar.

Faktor pendorong utama adalah masuknya Grup Djarum melalui PT Global Teknologi Perkasa (GTP) sebagai pemegang saham pengendali. Prospek sektor telekomunikasi juga menjadi katalis, mengingat kebutuhan menara telekomunikasi, jaringan fiber optic, dan microcells untuk transisi 4G ke 5G. Selain itu, digitalisasi ekonomi mendorong permintaan layanan berbasis AI dan cloud computing.

Model bisnis BACH kini dipahami lebih luas oleh pasar. Perseroan tidak hanya bergerak di bidang genset, tetapi juga menangani sekitar 41.000 site telekomunikasi.

Pengamat CORE Indonesia, Dipo Satria Ramli, mengatakan: 

“Masih besar 3-5 tahun ke depan, kebutuhan untuk tower dan fiber optic masih tinggi karena kebutuhan customer dan corporate yang terus meningkat” sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Ketua Pusat Kajian Kebijakan dan Regulasi Telekomunikasi ITB, Ian Yosef M. Edward, menambahkan: “Pemilihan pemasangan BTS yang pertama dilihat ketersediaan sistem daya dan keandalannya. Jadi merupakan prioritas utama dalam pembangunan infrastruktur BTS” sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Pengamat pasar modal, Menteng Kleb Fauzan Luthsa, menegaskan: 

“Masuknya Grup Djarum memang menjadi katalis yang meningkatkan perhatian investor terhadap BACH. Namun, saya melihat pasar juga mulai memahami model bisnis perseroan secara lebih utuh” sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Kesimpulannya, saham BACH melonjak tajam sejak IPO, didorong aksi beli asing dan prospek telekomunikasi. Grup Djarum sebagai pengendali menjadi katalis utama, sementara investor mulai memahami model bisnis BACH sebagai bagian dari ekosistem infrastruktur digital.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua