Breaking

Pembelian Emas Domestik BoK Dilakukan Melalui Bursa Efek Korea

IB
Ibtihal

Editor: Septian Akbar Gumilang

Selasa, 04 Agustus 2026
Pembelian Emas Domestik BoK Dilakukan Melalui Bursa Efek Korea
Ilustrasi Pembelian emas dilakukan melalui sistem Bursa Efek Korea dan Lembaga Penyimpanan Sekuritas. (sumber foto: NET)

JAKARTA – Bank Sentral Korea Selatan (Bank of Korea/BoK) pada Selasa (4/8/2026) resmi memulai pembelian emas dari produsen lokal untuk pertama kalinya dalam 13 tahun. Kebijakan ini ditujukan untuk mendiversifikasi pasokan dan memperkuat cadangan devisa negara.

BoK menetapkan kerangka kerja pembelian emas domestik melalui sistem Bursa Efek Korea (KRX) dan Lembaga Penyimpanan Sekuritas Korea (KSD). Transaksi dilakukan dengan harga pasar internasional, fokus pada emas yang ditujukan untuk ekspor dengan kontrak harga.

“BoK akan membeli emas dari produsen domestik dengan harga pasar internasional melalui sistem transaksi, pembayaran, dan deposito KRX dan KSD,” kata Bank of Korea sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Menurut World Gold Council (WGC), permintaan emas global pada 2026 relatif stabil di 1.269 ton. Pada semester pertama 2026, permintaan emas naik 2 persen year-on-year menjadi 2.522 ton dengan nilai 380 miliar US dolar atau sekitar Rp 6,8 kuadriliun.

Cadangan emas bank sentral global juga meningkat signifikan, naik 289 ton pada kuartal II-2026 atau melonjak 62 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

Langkah BoK menandai tren baru pembelian emas domestik oleh bank sentral. Dampak harga lokal diperkirakan terbatas karena pembelian difokuskan pada emas ekspor. Namun, diversifikasi pasokan emas diharapkan membuat cadangan devisa Korea Selatan lebih stabil.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua