Breaking

InJourney Targetkan Bandara Soekarno-Hatta Masuk 10 Terbaik Dunia

GE
Gemilang Ramadhan

Editor: Mazroh Atul Jannah

Senin, 13 Juli 2026
InJourney Targetkan Bandara Soekarno-Hatta Masuk 10 Terbaik Dunia
ILUSTRASI, Bandara Soekarno-Hatta menargetkan masuk 10 besar bandara terbaik dunia versi Skytrax pada 2029. (Sumber Gambar : Net)

JAKARTA – PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) menetapkan target agar Bandara Internasional Soekarno-Hatta dapat menembus daftar 10 besar bandara terbaik di tingkat global versi Skytrax pada tahun 2029 mendatang.

Saat sekarang ini, posisi Bandara Soekarno-Hatta berada pada peringkat ke-22 di dunia mengacu pada data penilaian Skytrax 2026. 

Peringkat tersebut menunjukkan tren positif yang terus meningkat dalam kurun waktu tiga tahun belakangan, di mana sebelumnya menduduki posisi ke-28 pada 2024, lalu naik ke peringkat ke-25 pada 2025, hingga akhirnya berhasil mencapai urutan ke-22 pada tahun ini.

Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R. Pahlevi menyampaikan bahwa langkah penataan ulang Bandara Soekarno-Hatta sebenarnya sudah mulai diimplementasikan sejak tahun 2024. 

Strategi ini ditumpu oleh tiga pilar utama, yakni pilar pembangunan infrastruktur yang berfokus pada pelayanan (premises), pilar peningkatan kapasitas sumber daya manusia (people), serta pilar penguatan sistem operasional yang terintegrasi berbasis ekosistem (process) dengan memanfaatkan perkembangan teknologi.

"Program transformasi merupakan bagian dari upaya menghadirkan airport experience kelas dunia. Dengan dukungan pemerintah dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, Bandara Soekarno-Hatta akan menembus 10 bandara terbaik dunia pada 2029," sebut Pahlevi dalam keterangan tertulis sebagaimana dilansir dari berita sumber pada Senin (12/7/2026).

Pahlevi menambahkan, beberapa agenda pembenahan telah berhasil diselesaikan secara nyata. 

Beberapa di antaranya meliputi pengoperasian Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F yang diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada tahun 2025, pembukaan kembali Terminal 1C setelah melewati proses revitalisasi, hingga proyek beautifikasi Terminal 3 yang sukses mendongkrak pencapaian predikat bandara ini menjadi Bintang 4 Skytrax.

Untuk tahun ini, pihak InJourney Airports bakal meneruskan agenda pembenahan tersebut dengan melakukan revitalisasi pada Terminal 1A. 

Melalui proyek penataan ini, daya tampung terminal diproyeksikan melonjak signifikan dari yang semula 5,7 juta penumpang menjadi 10 juta penumpang per tahunnya, bersamaan dengan penyediaan fasilitas penunjang yang jauh lebih modern dan memberikan kenyamanan.

Bukan hanya itu, perbaikan di wilayah Terminal 3 juga tetap berjalan. 

Fokus pembenahan diarahkan pada penyempurnaan di area komersial, pengaturan ulang ruang tunggu penumpang yang akan berangkat, perbaikan aspek interior pada area check-in, sampai pada tahap peningkatan aspek perawatan untuk berbagai macam fasilitas publik.

Menyangkut bidang pelayanan konsumen, InJourney Airports pun menginisiasi program CX Academy. Langkah ini diambil demi mendongkrak aspek kompetensi serta keahlian para petugas garda depan (frontliner) agar dapat menyajikan pelayanan dengan kualitas yang memenuhi standar internasional.

Di samping itu, bermacam format masukan serta saran dari Skytrax juga tetap diproses dan ditindaklanjuti secara berkala. 

Hal ini mencakup langkah pembaruan sistem papan informasi jadwal penerbangan (Flight Information Display System atau FIDS), maksimalisasi performa situs resmi milik bandara, hingga peningkatan intensitas pemeliharaan terhadap sarana maupun prasarana fisik bandara.

Melalui seluruh rangkaian program penataan yang masif ini, InJourney Airports merasa sangat optimistis bahwa Bandara Soekarno-Hatta akan mampu mendongkrak posisi tawar serta daya saingnya di kancah internasional sekaligus merealisasikan sasaran untuk masuk ke jajaran 10 besar bandara terbaik di dunia pada tahun 2029.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua