Breaking

Uang Beredar M2 Indonesia Capai Rp10.415,9 Triliun, Naik 10,8 Persen

AK
Akbar

Editor: Mazroh Atul Jannah

Rabu, 24 Juni 2026
Uang Beredar M2 Indonesia Capai Rp10.415,9 Triliun, Naik 10,8 Persen
Ilustrasi: Jumlah uang beredar M2 di Indonesia mencapai Rp10.415,9 triliun pada Mei 2026. (Foto: NET)

JAKARTA – Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa jumlah uang beredar dalam arti luas (M2) di masyarakat mencapai Rp10.415,9 triliun per Mei 2026. Angka tersebut mencatatkan pertumbuhan sebesar 10,8 persen secara tahunan (year on year/YoY), lebih tinggi dibandingkan capaian bulan sebelumnya sebesar 9,2 persen YoY.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan bahwa perkembangan M2 tersebut didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 15,3 persen YoY dan uang kuasi sebesar 6 persen YoY.

"Perkembangan M2 pada Mei 2026 terutama dipengaruhi oleh penyaluran kredit dan aktiva luar negeri bersih," jelas Denny dalam keterangannya, Selasa (23/6/2026), sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Penyaluran kredit tercatat tumbuh sebesar 10,8 persen YoY, meningkat dibandingkan dengan pertumbuhan pada April 2026 yang sebesar 9,4 persen YoY. Sementara itu, aktiva luar negeri bersih tumbuh sebesar 5,2 persen YoY, lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 3,7 persen YoY.

Komponen M1 dengan pangsa 57,8 persen dari M2 tercatat senilai Rp6.025 triliun atau tumbuh sebesar 15,3 persen YoY. Pertumbuhan M1 tersebut terdorong oleh kenaikan giro rupiah sebesar 23,9 persen YoY dibandingkan dengan bulan April 2026 yang tumbuh 21,3 persen YoY.

Uang kartal di luar bank umum dan BPR serta tabungan rupiah masing-masing tumbuh sebesar 16,6 persen YoY dan 8,3 persen YoY. Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan capaian bulan sebelumnya yang masing-masing tumbuh 15,7 persen YoY dan 7,1 persen YoY.

Uang kuasi yang memiliki pangsa 41,5 persen dari M2 tercatat sejumlah Rp4.319,3 triliun atau tumbuh 6 persen YoY. Pertumbuhan uang kuasi tersebut didorong oleh giro valas sebesar 10,5 persen YoY dan tabungan lainnya sebesar 22,2 persen YoY.

Simpanan berjangka tumbuh sebesar 3,3 persen YoY pada Mei 2026. Angka ini melambat setelah pada bulan sebelumnya tercatat tumbuh sebesar 4,6 persen YoY.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua