JAKARTA - Kondisi harga bahan bakar minyak di dalam negeri pada awal April 2026 masih menunjukkan kestabilan di tengah dinamika energi global.
Masyarakat yang memantau perkembangan harga BBM tidak menemukan perubahan signifikan dibandingkan bulan sebelumnya. Hal ini menjadi perhatian karena harga energi dunia sedang mengalami fluktuasi yang cukup tajam.
Stabilnya harga BBM di berbagai SPBU besar memberikan kepastian bagi konsumen, khususnya pengguna kendaraan pribadi dan pelaku usaha. Di tengah tekanan harga minyak dunia, kebijakan ini dinilai mampu menjaga keseimbangan ekonomi domestik. Dengan demikian, daya beli masyarakat tetap terjaga tanpa tambahan beban dari sektor energi.
Baca JugaPLN Pastikan Listrik Jakarta Kembali Normal Seratus Persen Setelah Pemadaman
Harga BBM Masih Mengacu Penyesuaian Maret
Harga bahan bakar minyak (BBM) di berbagai SPBU besar masih belum mengalami perubahan hingga 10 April 2026. Harga BBM dari Pertamina, Shell, BP, dan Vivo Energy tetap mengikuti penyesuaian yang berlaku sejak Maret 2026. Kondisi ini membuat harga BBM pada awal April cenderung stabil di banyak daerah.
Pemerintah menyampaikan bahwa kebijakan tersebut masih dipertahankan untuk sementara. Kenaikan harga minyak dunia belum langsung direspons dengan penyesuaian BBM dalam negeri, karena prioritas saat ini adalah menjaga kestabilan harga. Upaya tersebut juga bertujuan agar tidak menambah beban terhadap daya beli masyarakat.
Meski demikian, situasi tetap bersifat dinamis dan dapat berubah kapan saja. Perkembangan harga BBM terus dipantau secara berkala mengikuti kondisi pasar energi global. Evaluasi masih terbuka dilakukan apabila terjadi perubahan signifikan yang berdampak pada struktur biaya.
Rincian Harga BBM Pertamina Terbaru
Penyesuaian harga BBM non-subsidi dilakukan pada 1 Maret 2026 dengan kenaikan berkisar Rp200 sampai Rp950 per liter, sedangkan BBM subsidi tetap tidak berubah.
Memasuki April, harga BBM masih mengikuti kebijakan yang berlaku sejak penyesuaian tersebut. Hingga saat ini, belum ada keputusan baru terkait perubahan tarif.
Berikut rincian harga terbarunya di wilayah Jawa:
Pertalite (RON 90): Rp10.000 per liter
Biosolar (CN 48): Rp6.800 per liter
Pertamax (RON 92): Rp12.300 per liter
Pertamax Turbo (RON 98): Rp13.100 per liter
Pertamax Green 95 (RON 95): Rp12.900 per liter
Dexlite (CN 51): Rp14.200 per liter
Pertamina Dex (CN 53): Rp14.500 per liter
Kebijakan harga ini menunjukkan upaya menjaga keseimbangan antara biaya produksi dan kemampuan masyarakat. BBM subsidi tetap dipertahankan untuk melindungi kelompok tertentu agar tetap mendapatkan akses energi terjangkau.
Daftar Harga BBM Shell di Indonesia
Shell Indonesia sebelumnya menyesuaikan harga BBM pada awal Maret 2026. Hingga 10 April 2026, harga BBM masih mengikuti penyesuaian tersebut. Berikut daftar harga terbarunya:
Shell Super (RON 92): Rp12.390 per liter
Shell V-Power (RON 95): Rp12.500 per liter
Shell V-Power Nitro+ (RON 98): Rp12.720 per liter
Shell V-Power Diesel (CN 51): Rp14.620 per liter
Harga BBM Shell yang tetap stabil menunjukkan bahwa perusahaan energi swasta juga menahan perubahan harga dalam periode ini. Hal ini mencerminkan kondisi pasar yang masih dalam tahap pemantauan dan evaluasi.
Harga BBM BP dan Vivo Tidak Berubah
SPBU jaringan BP-AKR juga melakukan penyesuaian harga pada awal Maret 2026. Hingga kini, harga BBM masih mengikuti kenaikan tersebut. Berikut rincian harga terbaru:
BP 92 (RON 92): Rp12.390 per liter
BP Ultimate (RON 95): Rp12.500 per liter
BP Ultimate Diesel (CN 53): Rp14.620 per liter
Vivo Energy Indonesia menyesuaikan harga BBM pada awal Maret, dan hingga saat ini harga masih mengikuti penyesuaian tersebut. Berikut daftar harga terbaru:
Revvo 92 (RON 92): Rp12.390 per liter
Revvo 95 (RON 95): Rp12.930 per liter
Diesel Primus Plus (CN 51): Rp14.610 per liter
Stabilnya harga di berbagai merek menunjukkan adanya keseragaman kebijakan dalam merespons kondisi pasar. Hal ini memberikan kepastian bagi konsumen dalam memilih jenis BBM sesuai kebutuhan.
Stabilitas Harga BBM dan Dampaknya Bagi Masyarakat
Kondisi harga BBM yang tidak berubah memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Biaya transportasi yang stabil membantu menjaga harga barang dan jasa tetap terkendali.
Di sisi lain, pemerintah dan pelaku industri energi terus memantau perkembangan harga minyak dunia. Jika terjadi lonjakan signifikan, bukan tidak mungkin penyesuaian harga akan dilakukan di masa mendatang.
Untuk saat ini, stabilitas harga BBM menjadi faktor penting dalam menjaga keseimbangan ekonomi nasional. Dengan kebijakan yang tepat, diharapkan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan energi tanpa tekanan biaya yang berlebihan.
Mazroh Atul Jannah
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Daftar 5 Rumah Subsidi Balikpapan Murah 2026 Dekat Kawasan Penyangga IKN Baru
- Sabtu, 11 April 2026
Harga TBS Sawit Kalteng Maret 2026 Naik Usia Produktif Capai Rp3773 per Kg
- Sabtu, 11 April 2026
KUR BRI 2026 Hadir Dengan Struktur Bunga Simulasi Angsuran Syarat Pengajuan
- Sabtu, 11 April 2026
Berita Lainnya
Rekomendasi 5 Rumah Murah di Pati Mulai Rp162 Juta, ini Daftar Lengkap nya
- Jumat, 10 April 2026




.jpg)








