PHE Hadapi Era Energi Transisi dengan Langkah Dekarbonisasi Berkelanjutan
- Rabu, 05 Juni 2024
JAKARTA - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) menegaskan kesiapan dalam menghadapi transisi energi melalui strategi dekarbonisasi berkelanjutan. Corporate Secretary PHE, Arya Dwi Paramita, menguraikan langkah strategis dalam acara Media Gathering Pertamina EP Cepu di Bandung.
“Operasional hijau adalah kunci strategi perusahaan. PHE fokus pada transisi gas, dekarbonisasi, dan mengembangkan bisnis baru seperti carbon capture storage (CCS) serta carbon capture utilization & storage (CCUS),” kata Arya.
Proyeksi peningkatan permintaan energi fosil hingga 2050 menekankan pentingnya gas sebagai energi transisi. PHE mengembangkan proyek Jambaran-Tiung Biru (JTB) di Regional Indonesia Timur yang mencapai produksi maksimal 192 MMSCFD.
Baca JugaINDEF Sebut Bunga KUR 5 Persen Prabowo Sangat Efektif Bantu UMKM
Kepala Departemen Komunikasi SKK Migas, Nyimas Fauziah Rikani, menyoroti peran penting industri hulu migas dalam pendapatan negara dan target produksi nasional. Arya juga melaporkan peningkatan produksi gas PHE sebesar 5,40% dibandingkan tahun sebelumnya.
PHE berkomitmen pada prinsip Environment, Social, Governance (ESG) dengan rating 22.5 dari Sustainalytics dan keanggotaan di United Nations Global Compact (UNGC). Teknologi CCUS diterapkan di lapangan Pertamina EP Sukowati Field sebagai bagian dari upaya dekarbonisasi PHE.
Redaksi
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Gerak Cepat PLN, Kurang dari 1 Jam Listrik Kembali Normal di GI Angke
- Jumat, 17 April 2026
Berita Lainnya
Strategi McDonald's Indonesia Penuhi Kebutuhan Pelanggan Lewat Paket HeBat Baru
- Rabu, 29 April 2026












