BPJPH Perkuat Ekosistem Halal Daerah Bersama DPR dan Pemda
- Kamis, 30 April 2026
JAKARTA – BPJPH memperkuat ekosistem halal daerah melalui kolaborasi strategis dengan DPR dan Pemerintah Daerah guna mendorong kesiapan sertifikasi produk di Indonesia.
Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal mengambil langkah proaktif dengan merangkul berbagai elemen pemerintahan di tingkat wilayah. Fokus utama pertemuan tersebut adalah menyelaraskan regulasi pusat dengan implementasi praktis di setiap provinsi.
Muhammad Aqil Irham menyatakan, "Kami terus berupaya membangun sinergi yang kuat dengan komisi terkait di DPR dan pimpinan daerah agar ekosistem halal di wilayah semakin solid dan siap menghadapi tantangan global," sebagaimana dilansir dari berbagai sumber, Kamis (30/4/2026).
Baca JugaINDEF Sebut Bunga KUR 5 Persen Prabowo Sangat Efektif Bantu UMKM
Aqil Irham menjelaskan bahwa dukungan dari pihak legislatif sangat krusial terutama dalam hal pengawasan dan penganggaran program jaminan produk halal di tingkat akar rumput.
Integrasi data pelaku usaha lokal menjadi poin penting dalam pembahasan ini. Pemerintah daerah diminta untuk aktif memetakan potensi produk unggulan yang wajib memiliki sertifikat resmi sesuai aturan berlaku.
Keberadaan infrastruktur pendukung seperti lembaga pemeriksa halal di daerah juga menjadi perhatian serius dalam koordinasi tersebut. Penguatan kapasitas sumber daya manusia di daerah diharapkan mampu mempercepat proses audit terhadap produk-produk lokal.
Upaya ini merupakan bagian dari target besar untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat industri halal dunia dalam beberapa tahun mendatang. Penguatan di tingkat daerah dianggap sebagai fondasi utama untuk mencapai visi jangka panjang tersebut secara menyeluruh.
Ibtihal
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Gerak Cepat PLN, Kurang dari 1 Jam Listrik Kembali Normal di GI Angke
- Jumat, 17 April 2026
Berita Lainnya
Strategi McDonald's Indonesia Penuhi Kebutuhan Pelanggan Lewat Paket HeBat Baru
- Rabu, 29 April 2026












