BRI Bawa UMKM Sukses Tembus Pasar Global di Food Hospitality Asia 2026
- Sabtu, 02 Mei 2026
JAKARTA – Sebanyak 16 UMKM BRI tampil dalam ajang Food and Hospitality Asia (FHA) 2026 di Singapura dan berhasil menorehkan prestasi yang membanggakan, dengan total 14 kesepakatan dagang senilai USD3,17 juta atau setara sekitar Rp54,5 miliar yang berhasil diraih selama pameran berlangsung pada 21–24 April 2026.
Pencapaian ini menjadi bukti nyata dari strategi besar PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dalam mengintegrasikan UMKM binaannya ke dalam ekosistem perdagangan global yang lebih luas. BRI tidak berjalan sendiri dalam misi ini, melainkan membangun sinergi dengan KBRI Singapura, Kementerian Perdagangan, dan Bank Indonesia sebagai kekuatan pendorong utama.
Produk-produk unggulan Indonesia menjadi daya tarik tersendiri di tengah persaingan pasar internasional. Komoditas seperti madu, bumbu organik, dan produk pertanian menjadi katalis utama dalam terwujudnya berbagai transaksi dagang tersebut.
Baca JugaKolaborasi Lintas Negara Gembleng 55 UMKM Go Digital di Bantargebang
Peluang bisnis yang terbuka pun tidak berhenti pada angka tersebut. Potensi transaksi lanjutan diperkirakan mencapai USD10,3 juta atau hampir Rp177 miliar, mencakup berbagai sektor seperti pangan sehat, hasil perikanan, hingga rempah-rempah.
Ke-16 UMKM yang hadir merupakan hasil seleksi ketat dari berbagai program pemberdayaan yang dijalankan secara konsisten oleh BRI. Produk yang dipamerkan sangat beragam, mulai dari makanan olahan hingga produk kesehatan berbasis herbal, mencerminkan luasnya potensi UMKM Indonesia di kancah global.
Beberapa merek unggulan yang tampil dan menarik perhatian internasional antara lain Casa Grata dengan camilan sehatnya, Pelita Lumpang Mas dengan sambal pecel, serta cokelat artisan dari PT Sumatra Coklat Indonesia. Kehadiran merek-merek tersebut menjadi bukti bahwa UMKM Indonesia telah memenuhi standar kualitas dan regulasi yang berlaku di pasar internasional.
Direktur Commercial Banking BRI Alexander Dippo Paris Y. S. menegaskan arti penting dari pencapaian di FHA 2026 ini. "Pencapaian para pengusaha UMKM binaan BRI menembus pasar Singapura merupakan validasi atas program pemberdayaan yang telah memenuhi standar kualitas mitra bisnis global. Fokus kami adalah membangun kepercayaan pasar internasional agar produk unggulan Indonesia dapat terintegrasi ke dalam ekosistem rantai pasok dunia secara berkelanjutan. BRI akan terus berkolaborasi dengan seluruh pihak terkait guna memperkuat daya saing produk nasional di kancah internasional," ujar Dippo, sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Paviliun Indonesia dalam ajang FHA 2026 dibuka secara resmi oleh Duta Besar RI untuk Singapura, Dr. Hotmangaradja Pandjaitan, yang mencerminkan dukungan penuh pemerintah terhadap ekspansi UMKM ke pasar global. Turut hadir pula General Manager BRI Singapura Marissa Deparina dan Atase Perdagangan RI Billy Anugrah, memperkuat kolaborasi lintas sektor yang menjadi fondasi keberhasilan program ini.
BRI memposisikan diri bukan sekadar sebagai penyedia pembiayaan, tetapi sebagai mitra strategis yang mendampingi UMKM dari sisi pendampingan hingga akses jaringan internasional. Ke depan, BRI berkomitmen memperluas jangkauan program pemberdayaan agar semakin banyak UMKM yang mampu bersaing dan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai perdagangan global.
Akbar
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Gerak Cepat PLN, Kurang dari 1 Jam Listrik Kembali Normal di GI Angke
- Jumat, 17 April 2026












